Berita

Tim SAR mencari korban gempa di antara reruntuhan bangunan di Turki/Net

Dunia

Banyak Apartemen Hancur Kena Gempa, KBRI Ankara Siapkan Penampungan untuk WNI

SENIN, 06 FEBRUARI 2023 | 14:36 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Kedutaan Besar RI (KBRI) Ankara sedang mempersiapkan rumah penampungan bagi warga negara Indonesia (WNI) yang terdampak gempa di Turki bagian selatan.

Menurut keterangan KBRI Ankara yang diterima redaksi pada Senin (6/2), sejumlah WNI di Kahramanmaras terpaksa meninggalkan apartemen mereka karena rusak parah.

"KBRI Ankara sedang mengupayakan rumah penampungan sementara sambil menunggu penanganan dari otoritas setempat," jelas KBRI Ankara.


Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan juga telah melakukan komunikasi dengan Gubernur Kahramanmaras dan memerintahkan pengerahan tim SAR dari seluruh negeri.

Gempa berkekuatan 7,4 magnitudo yang mengguncang Turki berpusat di Provinsi Kahramanmaras, Gariantep, dan Osmaniye. Gempa dangkal ini juga disusul dua guncangan sebesar 6,4 dan 6,5 magnitudo.

Sejauh ini total korban jiwa mencapai 300 orang di Turki dan Suriah. Namun diperkirakan terus bertambah karena kerusakan yang substansial.

Adapun KBRI Ankara mencatat, sejauh ini tidak ada korban jiwa WNI yang dilaporkan, namun ada tiga orang WNI yang terluka dan telah dibawa ke rumah sakit.

Populer

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Anak SMA Peserta Cerdas Cermat MPR Ramai-ramai Dibully Juri dan MC

Senin, 11 Mei 2026 | 14:27

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Wall Street Menguat Terdorong Perkembangan Konflik Iran-AS

Kamis, 21 Mei 2026 | 08:18

Dolar AS Terkoreksi, Indeks DXY Turun ke 99,10

Kamis, 21 Mei 2026 | 08:07

Warga AS dari Zona Ebola Dievakuasi ke Eropa

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:50

Di DK PBB, Indonesia Kutuk Serangan RS Gaza dan Penahanan 9 WNI

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:38

RUPST Solid 89,53 Persen, AGRO Resmi Jalankan Peta Besar 2030

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:32

Logam Mulia Global Bangkit, Emas Spot Melesat 1,1 Persen

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:14

STOXX dan DAX Terbang, Investor Borong Saham Bank dan Semikonduktor

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:00

Mahalnya Harga Sebuah Kepercayaan Pasar

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:41

Prabowo Minta Pimpinan Bea Cukai Diganti Bukan Teguran Biasa

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:17

Mengungkap Investor Kabur Bikin Rupiah Anjlok

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:09

Selengkapnya