Berita

Anies Baswedan/Net

Politik

Soal Utang 50 Miliar ke Sandiaga Uno, Menunjukkan Anies Baswedan Tak Didanai Cukong

MINGGU, 05 FEBRUARI 2023 | 15:14 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Pernyataan Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Golkar, Erwin Aksa yang mengungkapkan bahwa Anies Baswedan mempunyai utang Rp 50 miliar ke Sandiaga Uno menunjukkan bahwa bakal calon presiden (bacapres) Partai Nasdem itu tidak mempunyai dan didanai oleh cukong.

Hal itu disampaikan oleh Direktur Gerakan Perubahan, Muslim Arbi menanggapi pernyataan Erwin Aksa soal adanya perjanjian utang piutang saat Pilkada Gubernur DKI Jakarta 2017. Di mana, Sandiaga meminjamkan uang Rp 50 miliar kepada Anies.

"Artinya Anies tidak punya cukong dan tidak juga didanai cukong. Beda dengan pejabat yang punya cukong dan didukung cukong," ujar Muslim kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (5/2).


Hal tersebut kata Muslim, berbanding terbalik dengan Presiden Joko Widodo. Muslim bilang, mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok pernah menyatakan bahwa tanpa didukung pengembang, Jokowi tidak jadi presiden.

Artinya kata Muslim, Jokowi didukung oleh cukong yang mengakibatkan kebijakannya banyak diintervensi cukong. Lain dengan Anies, karena tidak punya cukong, maka Anies tanpa beban berbuat untuk kepentingan rakyat.

"Dan seharusnya pejabat, siapapun pejabat jangan dikendalikan cukong. Karena pejabat yang didanai cukong, akan lebih banyak berbuat untuk kepentingan cukong. Bahkan kepentingan rakyat dikorbankan untuk kepentingan cukong," pungkas Muslim.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya