Berita

Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto/Net

Politik

Hasto Semestinya Tahu Impor Tanpa Persetujuan Jokowi Tidak Bisa Lanjut

MINGGU, 05 FEBRUARI 2023 | 11:17 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Seorang sekelas Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto seharusnya tahu keputusan impor ada di tangan Presiden Joko Widodo. Apalagi sudah ditegaskan bahwa tidak ada visi dan misi menteri, melainkan hanya ada visi dan misi presiden.

Direktur Gerakan Perubahan, Muslim Arbi mengatakan, sebagai sekjen partai pendukung pemerintah, Hasto diyakini tahu bahwa keputusan impor di tangan presiden, bukan di tangan menteri. Sehingga tidak semestinya Hasto bilang PDIP tidak cocok berkoalisi dengan partai yang doyan impor.

"Meski waktu itu Menteri Perdagangannya dari Nasdem, Enggartiasto Lukito. Tapi jika tidak disetujui presiden, impor pasti tidak akan jalan," ujar Muslim kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (5/2).


Muslim mengingatkan, saat Pilpres 2014 salah satu visi misi Presiden Jokowi adalah membatasi impor, akan tetapi hal tersebut tidak jalan. Seharusnya PDIP menegur Jokowi pada saat impor dilakukan gila-gilaan.

"Semestinya demi kedaulatan pangan, PDIP tegur Jokowi. Bukan salahkan menterinya dari Nasdem. Dan Hasto pasti tahu, tidak ada visi misi menteri, yang ada adalah visi misi presiden. Jadi Hasto keliru. Masa sekelas Sekjen nggak ngerti? Aneh dan lucu aja," pungkas Muslim.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

Mengenal Bupati Rejang Lebong M Fikri yang Baru Terjaring OTT

Selasa, 10 Maret 2026 | 06:15

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

UPDATE

Termasuk Yaqut dan Fadia Arafiq, KPK Fasilitasi Salat Id untuk 81 Tahanan

Jumat, 20 Maret 2026 | 16:18

Haedar Nashir Serukan Kedewasaan Sikapi Perbedaan Idulfitri

Jumat, 20 Maret 2026 | 16:08

Prabowo Malam Takbiran di Sumut, Salat Idulfitri di Aceh

Jumat, 20 Maret 2026 | 15:47

Idulfitri Momentum Perkuat Ketakwaan dan Kehidupan Bernegara

Jumat, 20 Maret 2026 | 15:01

Wacana WFH ASN Dinilai Tak Berdampak Signifikan pada Penghematan BBM

Jumat, 20 Maret 2026 | 14:40

F-35 AS Nyaris Jatuh, Diduga Dihantam Tembakan Iran

Jumat, 20 Maret 2026 | 14:37

Lebaran di Balik Jeruji, KPK Buka Layanan Kunjungan Keluarga Tahanan

Jumat, 20 Maret 2026 | 14:26

Prabowo Selamatkan Rp308 Triliun Uang Negara dari Koruptor

Jumat, 20 Maret 2026 | 13:45

Tips Kelola THR Anak untuk Investasi dan Edukasi Maksimal

Jumat, 20 Maret 2026 | 13:42

KPK Gelar Sholat Id untuk Tahanan di Masjid Gedung Merah Putih

Jumat, 20 Maret 2026 | 13:40

Selengkapnya