Berita

Ketum Nasdem Surya Paloh disambut Ketum Golkar Airlangga Hartarto di kantor DPP Golkar, Jakarta/Net

Politik

Pengamat: Surya Paloh Temui Airlangga Karena Ingin Patahkan Stigma Negatif

SABTU, 04 FEBRUARI 2023 | 21:49 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Kunjungan politik Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh ke Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto dinilai untuk mematahkan stigma negatif yang melekat pada calon presiden (capres) yang mereka usung, yaitu Anies Baswedan.

Bacaan pengamat politik Citra Institute, Efriza, Nasdem tak akan berhenti mengunjungi partai politik lain, setalah bertemu Airlangga untuk menghilangkan stigma negatif yang terlanjur muncul di publik.

"Nasdem disinyalir juga akan mengunjungi PAN dan PPP, kecuali PDIP, setelah sebelumnya Sekber Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya," ujar Efriza kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (4/2).


Ia menjelaskan, Paloh sebagai salah satu politisi kawakan di Indonesia, pada tahun Pemilu 2024 memiliki obsesi yang berbeda dari sebelum-sebelumnya.

Apalagi, Efriza melihat Nasdem kini tengah berada di kondisi pertaruhan besar dengan memajukan Anies sebagai capres 2024 dari Koalisi Perubahan yang ikut diisi Partai Demokrat dan PKS.

"Tujuan dari itu adalah menaikkan elektabilitas Nasdem dan Anies serta menurunkan stigma negatif intoleran dari barisan pendukung Anies Baswedan," katanya.

Oleh karena itu, salah satu upaya yang bisa dilakukan Nasdem adalah dengan melakukan manuver-manuver politik dengan mengunjungi parpol-parpol yang terafiliasi dengan pemerintah.

"Nasdem sedang berupaya membangun dan menunjukkan kekuatan," demikian Efriza menambahkan. 

Populer

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Dugaan Korupsi Tambang Nikel di Sultra Mulai Tercium Kejagung

Minggu, 28 Desember 2025 | 00:54

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

KPK Panggil Beni Saputra Markus di Kejari Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 13:09

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

UPDATE

Kontrak Rp25 Triliun PAM Jaya–Moya Disorot, Air Bersih Warga Miskin Masih Mandek

Selasa, 06 Januari 2026 | 17:56

Purbaya Restui DJP Tambah Jabatan Baru hingga Akhir 2026

Selasa, 06 Januari 2026 | 17:41

Protes Dedi Mulyadi, 10 Ribu Buruh Jabar akan Datangi Istana

Selasa, 06 Januari 2026 | 17:30

Kritik di Tembok Kekuasaan

Selasa, 06 Januari 2026 | 17:30

Dana Haji Khusus Tertahan, DPR Warning Jangan Merugikan Jamaah

Selasa, 06 Januari 2026 | 17:07

KPK Bidik Riza Chalid di Kasus Suap Katalis

Selasa, 06 Januari 2026 | 16:59

Sidang Ijazah Jokowi Ditunda Lagi, Bukti Penggugat Belum Valid

Selasa, 06 Januari 2026 | 16:53

Presiden Minta Media Keluar Ruangan, Lanjutan Taklimat Digelar Tertutup

Selasa, 06 Januari 2026 | 16:27

Mahasiswa Indonesia Bentangkan Spanduk "Save Venezuela"

Selasa, 06 Januari 2026 | 16:26

Lurah Batu Ampar Kecewa Lahan Dispora Diserobot Pengembang

Selasa, 06 Januari 2026 | 16:20

Selengkapnya