Berita

Dunia

Pentagon: Balon Mata-mata China yang Kedua Terlihat di Amerika Latin

SABTU, 04 FEBRUARI 2023 | 11:41 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Amerika Serikat kembali melaporkan penampakan benda yang diduga balon mata-mata China yang mengangkasa di wilayah Amerika Latin.

Juru bicara Pentagon Pat Ryder mengatakan kepada Fox News pada Jumat malam (3/2) bahwa itu merupakan balon mata-mata kedua yang ditemukan.

"Kami melihat laporan tentang sebuah balon yang transit di Amerika Latin. Kami sekarang menilai itu adalah balon pengintai China lainnya," kata Ryder, sehari setelah balon pertama terlihat di langit AS, tepatnya di Montana. “Kami sekarang menilai itu adalah balon pengintai China lainnya.”


Pentagon mengungkapkan pada Kamis sore (2/2) bahwa pemerintah AS mendeteksi balon pengintai di atas benua Amerika. Seorang pejabat senior pertahanan mengatakan selama pengarahan bahwa pemerintah AS "yakin" bahwa balon pengintai itu berasal dari Republik Rakyat China yang diterbangkan untuk mencari banyak informasi.

Beijing sendiri telah mengklaim bahwa apa yang disebut sebagai balon mata-mata oleh Pentagon sebenarnya adalah pesawat yang digunakan untuk penelitian meteorologi dan ilmiah lainnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Bea Cukai Sita 1.435 Bale Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp11,4 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:26

Bea Cukai Gagalkan 30 Kontainer Berisi Beras-Garam hingga Balpres, Nilainya Rp27,3 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:14

Lulus Kuliah, Sarjana SGU Ditantang Adaptif Hadapi Perubahan

Selasa, 22 September 2026 | 12:03

KPK Bakal Dalami Keterlibatan Dua Dirjen ATR/BPN yang Belum Jadi Tersangka

Selasa, 22 September 2026 | 11:55

Keselamatan Warga Harus Diprioritaskan di Tengah Banjir Bandang Solok

Selasa, 22 September 2026 | 11:51

Menlu Sugiono Serukan Langkah Nyata Group Eight Hentikan Krisis Gaza

Selasa, 22 September 2026 | 11:49

Harga Bitcoin Melonjak 6,66 Persen ke 86.614 Dolar AS

Selasa, 22 September 2026 | 11:47

Parpol Nonparlemen Bakal Kesulitan Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Selasa, 22 September 2026 | 11:37

NPCT1 Pastikan Tidak Ada Korban Pasca-Kebakaran Kontainer

Selasa, 22 September 2026 | 11:32

Sjafrie Apresiasi Jepang, dari Kemitraan Pertahanan hingga Bantuan Chinook

Selasa, 22 September 2026 | 11:05

Selengkapnya