Berita

Konferensi Pers ASEAN Coordinating Council (ACC) di Sekretariat ASEAN pada Jumat, 3 Februari 2023/Ist

Politik

Menlu RI Paparkan 3 Pilar Utama Keketuaan ASEAN di Rapat ACC ke 32

JUMAT, 03 FEBRUARI 2023 | 23:24 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Rapat ASEAN Coordinating Council (ACC) pada Jumat (3/2),  menjadi momen penting untuk menjelaskan bagaimana Keketuaan Indonesia akan dijalankan sepanjang tahun ini.

Untuk itu, Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi menyampaikan tiga pilar utama yang akan menjadi pedoman Indonesia dalam memimpin ASEAN.

Pilar pertama adalah "ASEAN Matters", dalam hal ini Menlu menekankan penting bagi ASEAN untuk mempertahankan sentralitasnya dan menjadi jangkar stabilitas serta kemakmuran kawasan Indo Pasifik.


Untuk itu, kata Retno, Indonesia mengusulkan beberapa langkah penting agar ASEAN mampu mengantisipasi dan mengatasi berbagai tantangan di masa depan.

"Melembagakan dialog tentang HAM, meningkatkan kerja sama ASEAN untuk mencegah dan memerangi perdagangan manusia," ucapnya.

Kedua yakni "Episentrum of Growth", di bawah pilar ini Menlu mendorong agar pertumbuhan ekonomi kawasan lebih inklusif, kuat, dan berkelanjutan.

"Di bawah pilar ini, Indonesia akan mengusulkan hasil yang akan menjadikan kawasan ASEAN pusat pertumbuhan," papar Retno.

Pilar terakhir yang akan dikedepankan oleh Indonesia adalah implementasi dari ASEAN Outlook on Indo Pacific (AOIP).

Menurut Retno, Indonesia akan mendorong tindak lanjut dari Pengarusutamaan Empat Area Prioritas AOIP.
 
"Indonesia akan mengidentifikasi daftar proyek konkret untuk implementasi AOIP yang akan melibatkan semua mitra ASEAN. Keketuaan kita juga akan memperkuat hubungan ASEAN dan Pasifik," pungkasnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya