Berita

Program televisi Love Fun Taiwan/Net

Dunia

Tarik Wisatawan, Taiwan Promosi Budaya Lewat "Love Fun Taiwan"

JUMAT, 03 FEBRUARI 2023 | 16:01 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pemerintah Taiwan kembali menggencarkan promosi pariwisata setelah mencabut pembatasan masuk selama pandemi Covid-19.

Setelah lama vakum karena pandemi Covid-19, program televisi multinasional "Love Fun Taiwan" akan kembali dengan mengundang pembawa acara terkenal dari Filipina, Thailand, dan India.

Di Taiwan, program ini akan tayang di kanal televisi bilingual, TaiwanPlus. Sementara di Filipina akan disiarkan di CNN, Thailand di TV5, dan India di ZeeTV. Selain itu, program ini juga akan disiarkan di platform OTT terbesar Taiwan, LiTV.


"Love Fun Taiwan" diproduksi oleh tim Creation dan akan dirilis pada Minggu (5/2). Acara ini memiliki total 13 episode berdurasi sekitar 30 menit. Isi konten termasuk memperkenalkan budaya dan pariwisata Taiwan.

Tim internasional dari Taiwan "New Southbound Target Country” menempatkan Taiwan sebagai pilihan pertama untuk pembuatan film, dengan tujuan mendapatkan LOVE dan FUN dari gen (DNA) Taiwan untuk dibagikan kepada dunia.

Taipei Economic and Trade Office (TETO) di Jakarta berharap program ini dapat dikerjasamakan dengan televisi Indonesia. Terlebih ada hampir 300 ribu pekerja migran dan pelajar Indonesia di Taiwan.

Sehingga melalui program ini, masyarakat Indonesia, baik yang berada di tanah air maupun di Taiwan, diharapkan bisa saling mengetahui kehidupan masing-masing.

Taiwan meraih posisi kedua dalam "Destinasi Wisata Kerja Sama Non-Organisasi Islam". Pemerintah Taiwan juga membuat wisata "Ramah Lingkungan Bagi Muslim" dengan mempertimbangkan kebiasaan hidup Muslim, seperti dalam hal makanan dan ibadah.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Istana Minta Kritik terhadap BI Dijadikan Evaluasi Penguatan Komunikasi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:23

Kursi Dua Wamen Kosong, Pemerintah Belum Siapkan Pengganti

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:10

Mensesneg soal Kabar Said Iqbal Masuk Kabinet: Masih Didiskusikan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:59

Mubes V Kosgoro 1957 Digoyang Penolakan Daerah

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:52

AS Hantam Iran dengan Sanksi Baru, Jaringan Penyelundupan LPG Jadi Target

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:37

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:31

Prasetyo Hadi: Sinergi Pemerintah, DPR, dan BI Kunci Jaga Stabilitas Ekonomi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:20

Bank Indonesia Sudah Intervensi, Mengapa Rupiah Tetap Melemah?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:08

Menkeu Purbaya Bantah Omzet Warteg Turun Jadi Bukti Daya Beli Lesu

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:47

Daftar Komoditas Dirilis, Danantara SDI Siap Kendalikan Rezim Baru Ekspor RI

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:21

Selengkapnya