Berita

Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo/Net

Politik

Jika Ada Empat Paslon Bertarung, SMRC: Ganjar dan Anies Head to Head di Putaran Kedua Pilpres 2024

JUMAT, 03 FEBRUARI 2023 | 00:12 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Jika pemilihan presiden (Pilpres) tahun 2024 berlangsung dua putaran, maka dua nama yang diperkirakan melenggang adalah Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan.

Begitu analisa Pendiri Lembaga aiful Mujani Research and Consulting (SMRC), Saiful Mujani. Kata dia, Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan akan masuk dalam putaran kedua Pilpres 2024, dengan catatan ada tiga atau empat pasangan capres dan cawapres yang berlaga.

Dikatakan Saiful, Ganjar Pranowo diprediksi akan menang melawan Anies pada putaran kedua tersebut, dengan elektabilitas Ganjar sebanyak 52,4 persen, sedangkan Anies 39,5 persen.


"Pada putaran kedua, Ganjar lebih unggul dari Anies," kata Saiful dalam keterangannya, Kamis (2/1).

Saiful Mujani menjelaskan, dua nama itu berpotensi besar masuk putaran kedua. Hal ini melihat tren elektabilitas Ganjar terus konsisten mendapatkan suara teratas, Prabowo Subianto cenderung melemah, dan Anies cenderung menguat.

Dari survei Mei 2021 sampai Desember 2022, Prabowo cenderung menurun. Dari 34,1 persen pada survei Mei 2021 menjadi 26,1 persen di Desember 2022. Sementara Ganjar cenderung naik dari 25,5 persen menjadi 33,7 persen di periode yang sama.

Sementara Anies juga cenderung naik walaupun tidak sekuat Ganjar, dari 23,5 persen menjadi 28,1 persen.

Dalam survei Desember 2022, masih kata Saiful, Ganjar mendapatkan suara 43,3 persen. sementara Anies 40,5 persen dengan 16,2 persen yang belum menentukan pilihan.

"Angka 16,2 tersebut belum diketahui akan ke siapa. Karena itu, posisi Ganjar dan Anies di data ini seimbang karena selisihnya di bawah margin of error 3,1 persen," pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya