Berita

Ilustrasi/Ft: Azer News

Dunia

Azerbaijan Tangkap 39 Orang atas Dugaan Terlibat Jaringan Mata-mata Iran

KAMIS, 02 FEBRUARI 2023 | 12:23 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Aparat Azerbaijan menahan 39 orang yang terlibat dalam kegiatan subversif berkedok agama dan "jaringan spionase".

Menurut Kementerian Dalam Negeri, para tahanan menyamar sebagai orang beriman dan membuat propaganda untuk Iran di jejaring sosial dan menyalahgunakan kebebasan beragama di Azerbaijan dan menjalankan tugas dinas khusus Iran.

"Dengan tujuan mendiskriminasi atas dasar agama dan menghasut kebencian antaragama, mereka menggunakan atribut Iran serta bendera hitam dengan berbagai prasasti dalam bahasa Persia di jejaring sosial dan pada upacara keagamaan yang diikuti warga Azerbaijan," tulis Azer News dalam laporannya pada Rabu (1/2).


Mereka juga menyebarkan kebingungan di masyarakat dengan mengumpulkan informasi dan memberikannya ke layanan khusus dari mana mereka mendapatkan tugas.

Salah satu tahanan adalah Kepala Kantor Informasi SalamNews dan televisi InterAz, Matlab Bagirov alias Haji Matlab, yang juga ditahan akibat operasi khusus yang dilakukan Kementerian Dalam Negeri.

Ketegangan antara Iran dan Azerbaijan meningkat menyusul serangan bersenjata pekan lalu di kedutaan Azerbaijan di Teheran yang menyebabkan seorang pejabat keamanan Azerbaijan tewas dan melukai dua lainnya.

Sementara Azerbaijan mengatakan serangan bersenjata di kedutaannya itu adalah tindakan "teroris", Iran justru mengatakan tidak bertanggung jawab dan bahwa pelaku memiliki motif pribadi, bukan politik.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Periksa Pejabat Pemprov Jatim di Kasus Dana Hibah

Senin, 13 Juli 2026 | 14:40

UPDATE

Manifesto PRD 1996: Ketika Sekelompok Anak Muda Membuat Penguasa Susah Tidur

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:27

Kanada Minta Warganya Waspadai Wabah Cyclospora sebelum Bepergian ke AS

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:16

BRI Peduli Buka Jalan UMKM Mebel Sukoharjo Tembus Pasar Global

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:10

Ganti Kapolri dan Jaksa Agung Diusulkan Barengan

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:06

Kemnaker Jamin 134 Pegawai PT Amos Terima Pesangon Rp12,7 Miliar

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:03

Purbaya Ungkap Alasan RI Tawarkan Pajak 0 Persen Selama 50 Tahun di PFII

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:47

KPK Sita Toyota Alphard Diduga Hadiah Proyek Bupati Lalu Ahmad Zaini

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:30

Risiko Perang Terbuka AS-Iran Meningkat Gegara Rebutan Selat Hormuz

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:23

KPK Bantah Kabar Penangkapan Gatot Heroe Hernanda

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:17

Fahira Ungkap Lima Tantangan Anak Indonesia dan Solusinya

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:12

Selengkapnya