Berita

Forum "Investing in Nusantara Capital City" yang digelar KBRI Bandar Seri Begawan pada Senin, 30 Januari 2023/Ist

Bisnis

KBRI Bandar Seri Begawan Ajak Pengusaha Brunei Investasi di IKN

RABU, 01 FEBRUARI 2023 | 07:50 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Berada di satu pulau yang sama, Brunei Darussalam memiliki kepentingan tersendiri atas ibu kota baru Nusantara (IKN), khususnya dalam hal konektivitas. Sehingga ini menjadi peluang bagi para pengusaha untuk mengembangkan sayap bisnisnya.

Kedutaan Besar RI (KBRI) Bandar Seri Begawan memfasilitasi forum investasi bagi para pengusaha Brunei yang memiliki minat terhadap IKN. Forum bertema "Investing in Nusantara Capital City" ini digelar pada Senin (30/1).

Forum ini menghadirkan narasumber Deputi Bidang Pengembangan Regional dari Bappenas Dr. Ir. Himawan Hariyoga, Deputi Bidang Perencanaan Penanaman Modal dari BKPM Indra Darmawan, dan Senior Vice President Divisi Underwriting Penjaminan II PT. Penjaminan Infrastruktur Indonesia Ahmad Zaki Arifin.


Sementara peserta yang hadir antara lain CEO Baiduri Bank, CEO Standard Chartered Brunei, CEO RHB Bank, CEO Serikandi Group, dan 25 calon investor lainnya.

Secara khusus hadir pula wakil dari sovereign wealth fund Brunei (BIA) menunjukkan ketertarikan terhadap proyek pembangunan IKN.

Himawan Hariyoga mengatakan, pembangunan IKN merupakan salah satu strategi Transformasi Ekonomi Indonesia untuk menggapai cita-cita menjadi negara dengan perekonomian terbesar ke-5 di dunia pada 2045, atau bertepatan dengan 100 tahun kemerdekaan.

“Insentif-insentif ini jauh lebih menarik daripada fasilitas yang saat ini tersedia untuk pelaku usaha di Indonesia," tambah Indra Darmawan.

Dalam kesempatan itu telah ditawarkan sejumlah peluang investasi dalam pembangunan IKN pada tahun 2024, seperti pembangunan 6 fasilitas kesehatan, 4 fasilitas pendidikan, 3 gedung perkantoran/ pusat bisnis, 5 kompleks campuran, dan 3 kawasan pemukiman.

Salah satu pengusaha besar di Brunei yang bergerak di bidang migas, Serikandi Group, telah menyatakan ketertarikan untuk menggarap proyek renewable energy di IKN.

Sampai saat ini, Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) telah menerima lebih dari 70 Letter of Interest (LoI) untuk berinvestasi di IKN dari para calon investor.

Pemerintah juga menawarkan jaminan investasi di bidang infrastruktur melalui PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia, di mana mandatnya telah diperluas untuk menjamin pembangungan infrastruktur di IKN.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

UPDATE

Bareskrim Gerebek 9 Lokasi Rawan Narkoba di Sumut, Puluhan Pengedar dan Pemakai Diamankan

Senin, 12 Oktober 2026 | 12:28

Pasar Serdang Kemayoran Segera Direvitalisasi

Senin, 12 Oktober 2026 | 12:15

Hadiah Bibit Korupsi

Senin, 12 Oktober 2026 | 12:01

Aparat Usut Dugaan Investasi Emas Bodong Rp25 Miliar yang Seret Sejumlah Artis

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:55

Putusan MK soal Gibran Bergulir ke Ranah Politik

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:39

Karhutla Belum Tuntas, Pemerintah Kaji Langkah Penanganan Terbaik

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:34

Kemenhub Catat 1.673 Penerbangan Terdampak Karhutla: 907 Batal

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:17

Radja Nainggolan Ungkap Penyesalan Besar Belum Pernah Bela Timnas Indonesia

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Trump Pertimbangkan Bantu Arab Saudi Perangi Houthi

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:48

Selengkapnya