Berita

Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg/Net

Dunia

Kunjungi Jepang, Sekjen NATO Perkuat Basis Asia Timur

SELASA, 31 JANUARI 2023 | 17:16 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) semakin gencar memperkuat hubungan dengan sekutu-sekutunya di Asia, salah satunya Jepang.

Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg bahkan melakukan kunjungan ke Jepang pada Selasa (31/1) untuk membuktikan upaya mempererat hubungan tersebut.

Kunjungan ke Jepang dilakukan sehari setelah ia mengunjungi Korea Selatan.


“Perang di Ukraina telah menjadi permasalahan kita semua. Kami pun berterima kasih atas dukungan yang diberikan Jepang untuk menggunakan sejumlah pesawat dan kemampuan kargonya,” kata Stoltenberg, seperti dimuat Associated Press.

Stoltenberg menyebut, menyatukan seluruh kekuatan dari mitra NATO merupakan hal penting yang bisa dilakukan, karena hal tersebut dinilai dapat meruntuhkan sistem pertahanan yang dimiliki oleh Rusia dan mencegah mereka menang atas invasi itu.

“Jika Presiden Vladimir Putin menang di Ukraina itu akan menjadi tragedi bagi Ukraina, dan juga akan mengirimkan sinyal yang sangat berbahaya kepada para pemimpin otoriter di seluruh dunia,” ujarnya.

Menurut Stoltenberg, negara yang memiliki pemimpin otoriter dikhawatirkan akan melakukan hal serupa (invasi) ke negara lain, dengan mengerahkan seluruh kekuatan militernya, seperti yang dilakukan oleh Rusia.

Untuk itu, NATO tengah menggencarkan upayanya dalam membawa banyak dukungan dari para mitranya untuk Ukraina.

Stoltenberg dan Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida rencananya akan mengadakan konferensi pers bersama, tentang hubungannya dengan NATO pada Selasa malam waktu setempat.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya