Berita

Presiden Iran Ebrahim Raisi/Net

Dunia

Lewat Telepon, Presiden Iran dan Azerbaijan Pastikan Serangan di Kedutaan Tak Pengaruhi Hubungan

MINGGU, 29 JANUARI 2023 | 10:17 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Menyusul serangan berdarah di Kedutaan Besar Azerbaijan di Teheran, Presiden Iran Ebrahim Raisi segera menghubungi Presiden Ilham Aliyev melalui sambungan telepon pada Sabtu (28/1).

Raisi mengutarakan belasungkawa atas meninggalnya seorang staf Kedutaan Besar Azerbaijan dalam insiden tersebut.

Bersamaan dengan itu, Raisi mencoba untuk meyakinkan Azerbaijan bahwa hubungan bilateral yang dibangun atas ikatan budaya dan sejarah itu tidak dapat dipisahkan, terutama oleh para oknum yang mengincar perpecahan.


Presiden Iran itu menegaskan bahwa dirinya dan Azerbaijan tidak akan membiarkan kejadian di kedutaan mempengaruhi hubungan baik keduanya.

Sementara itu, Aliyev menggambarkan serangan itu sebagai kejahatan yang tidak terduga. Ia merespons ungkapan duka cita Raisi dengan ucapan terimakasih dan ikut menegaskan bahwa serangan itu tidak akan berpengaruh pada kuatnya persahabatan yang dijalin.

Pada Jumat (27/1), seorang pria besenjata memasuki gedung kedutaan dan melepaskan tembakan kepada staf di sana. Insiden tersebut menewaskan kepala penjaga keamanan kedutaan, Orkhan Asgarov dan dua pegawai lainnya terluka.

Sementara pelaku berusia sekitar 50-an itu telah diamankan aparat setempat.

Pelaku mengatakan dirinya melakukan serangan itu karena Kedutaan Besar Azerbaijan di Teheran menolak untuk memberikan informasi tentang istrinya.

Pria itu menyebut istrinya pernah pergi ke Kedutaan Besar Azerbaijan dan tidak pernah kembali ke rumah. Ia menduga Istrinya saat ini masih ada di Azerbaijan.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Lagi Sakit, Jangan Biarkan Jokowi Terus-terusan Temui Fans

Senin, 12 Januari 2026 | 04:13

Eggi-Damai Dicurigai Bohong soal Bawa Misi TPUA saat Jumpa Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 04:08

Membongkar Praktik Manipulasi Pegawai Pajak

Senin, 12 Januari 2026 | 03:38

Jokowi Bermanuver Pecah Belah Perjuangan Bongkar Kasus Ijazah

Senin, 12 Januari 2026 | 03:08

Kata Yaqut, Korupsi Adalah Musuh Bersama

Senin, 12 Januari 2026 | 03:04

Sindiran Telak Dokter Tifa Usai Eggi-Damai Datangi Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 02:35

Jokowi Masih Meninggalkan Jejak Buruk setelah Lengser

Senin, 12 Januari 2026 | 02:15

PDIP Gelar Bimtek DPRD se-Indonesia di Ancol

Senin, 12 Januari 2026 | 02:13

RFCC Complex Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 01:37

Awalnya Pertemuan Eggi-Damai dengan Jokowi Diagendakan Rahasia

Senin, 12 Januari 2026 | 01:16

Selengkapnya