Berita

Wakil Ketua Dewan Keamanan Rusia, Dmitry Medvedev/Net

Dunia

Medvedev: Jika Perang Dunia Ketiga Pecah, Semua Orang akan Jadi Debu

MINGGU, 29 JANUARI 2023 | 09:31 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Senjata yang dikirimkan Barat ke Ukraina bisa memicu ketegangan lebih lanjut, dan bahkan bisa memecah Perang Dunia Ketiga.

Begitu peringatan dari Wakil Ketua Dewan Keamanan Rusia, Dmitry Medvedev di saluran Telegram-nya pada Sabtu (28/1), seperti dikutip Mehr News Agency.

Dalam peringatannya itu, Medvedev menyebut jika Perang Dunia Ketiga terjadi, maka semua orang akan menjadi debu


"Setelah Perang Dunia Ketiga pecah, sayangnya itu tidak akan terjadi pada tank atau bahkan jet tempur. Lalu semuanya pasti akan berubah menjadi debu," tulis Medvedev.

Pernyataan Medvedev itu untuk mengomentari Menteri Pertahanan Italia Guido Crosetto bahwa Perang Dunia Ketiga akan meletus jika tank Rusia mencapai Kyiv dan perbatasan Eropa.

Sebagai dalih, Crosetto mengatakan senjata yang dikirim ke Ukraina dimaksudkan untuk menghentikan eskalasi.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Manusia Nusantara dan Karakteristiknya

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:59

Diduga Terlibat Korupsi, Wali Kota Pematangsiantar Dilaporkan ke KPK

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:40

Telkom Bidik Peluang AI di Berbagai Sektor Industri Lewat Alcosystem

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:20

Bahlil: Bagi Golkar, Kosgoro ‘Seng Ada Lawan’

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:57

Film Pesta Babi Dianggap jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:33

Banyak Orang Cemas dengan Ekonomi Indonesia, Chatib Basri jadi Solusi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:15

Membongkar Jaringan Korupsi Terstruktur Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:55

Penangkapan 320 WNA Jaringan Judol jadi Kado Manis Hari Bhayangkara

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:30

Kasus Silmy Karim Harus jadi Momentum Reformasi Total Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:10

Purbaya Bantah Isu Mundur dari Menkeu: Saya Lebih Suka Maju!

Sabtu, 06 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya