Berita

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Mahfud MD/Net

Politik

Menko Polhukam: Jangan Sampai Pemilu Kehilangan Ruh Demokrasi

KAMIS, 26 JANUARI 2023 | 16:44 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pelaksanaan Pemilu Serentak 2024, diharapkan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Mahfud MD, bisa berlangsung sesuai prinsipnya, yaitu langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil (luber-jurdil).

Pokok pernyataan Mahfud MD tersebut disampaikan oleh Deputi Bidang Koordinasi Kesatuan Bangsa Kemenko Polhukam, Janedjri M, Gaffar, dalam Seminar Dewan Pers bertajuk "Pers dan Pemilu Serentak 2024", yang digelar di Hotel Sari Pacific Jakarta, Jalan MH Thamrin, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (26/1).

Janedjri menjelaskan, pemilu harus dilaksanakan menurut asas-asas tertentu yang mengikat keseluruhan proses di dalamnya dan semua pihak yang terlibat.


"Melaksanakan pemilu yang jujur dan adil adalah kerja penting dan kerja besar bangsa Indonesia," ujar Janedjri menyampaikan Keynote Speech Mahfud MD dalam seminar ini.

Ia menjelaskan, pelaksanaan pemilu diperlukan sebagai salah satu mekanisme mewujudkan prinsip kedaulatan rakyat. Karea menurutnya, melalui pemilu rakyat tidak hanya memilih orang yang akan emnjadi wakilnya dalam menyelenggaraka negara.

"Tetapi juga memilih program yang dikehendaki sebagai kebijakan negara pada pemerintahan selanjutnya," tuturnya.

Karena itu, Janedjri menegaskan bahwa tujuan pelaksanaan pemilu adalah terpilihnya wakil rakyat dan terselenggaranya pemerintahan yang benar-benar sesuai dengan aspirasi masyarakat.

"Pemilu yang tidak mempu mencapai tujuan itu hanya akan menjadi menkanisme pemberian legitimasi bagi pemegang kekuasaan negara," katanya.

"Pemilu demikian adalah pemilu yang kehilangan demokrasi," demikian Janedjri menambahkan. 

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Jamaika Nilai Otonomi Sahara Maroko Solusi Paling Layak Ditempuh

Jumat, 25 September 2026 | 10:16

Dibayangi Ketidakpastian Global, Rupiah Dekati Rp18.000 per Dolar AS

Jumat, 25 September 2026 | 10:15

Wacana Pileg dan Pilpres Dipisah, Pengamat Ingatkan Konsekuensi Konstitusional

Jumat, 25 September 2026 | 10:06

KPK Telusuri Aset TPPU Milik Walikota Madiun Maidi, Periksa Sejumlah Saksi

Jumat, 25 September 2026 | 09:58

Syahganda Nazar Gunduli Kepala dan Umrah Jika Gibran Didiskualifikasi MK

Jumat, 25 September 2026 | 09:50

Impor Produk Halal Capai 31 Miliar Dolar AS, Indonesia Kejar Pasar Global

Jumat, 25 September 2026 | 09:48

IHSG Kembali Menguat, Tembus Level 6.300

Jumat, 25 September 2026 | 09:34

Gibran Masih Bocil, Lebih Cocok Jadi Camat Ketimbang Wakil Presiden

Jumat, 25 September 2026 | 09:30

Prabowo Bangga Indonesia Raih Emas Pertama di Asian Games 2026

Jumat, 25 September 2026 | 09:28

Bertemu Trump, Xi Jinping Ingatkan Bahaya Jebakan Thucydides

Jumat, 25 September 2026 | 09:00

Selengkapnya