Berita

Ketua Umum Partai Ummat, Ridho Rahmadi/RMOL

Politik

Ridho Rahmadi: Betul Partai Ummat Baru, tapi Ideologinya Sudah Muncul Sejak Tahun 80an

KAMIS, 26 JANUARI 2023 | 15:23 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Dinamika berdirinya partai baru di Indonesia mengalami pasang surut, tak sedikit yang harus bubar karena tidak kuat dengan gelombang politik yang begitu besar.

Salah satu partai baru, yakni Partai Ummat yang lolos dalam verifikasi peserta Pemilu 2024. Namun, walau berstatus pendatang baru, tetapi para punggawanya merupakan tokoh politik senior.

Hal itu diungkapkan langsung oleh Ketua Umum Partai Ummat, Ridho Rahmadi saat di acara diskusi berjudul "Partai Ummat Ikut Pemilu Untuk Apa?" yang diselenggarakan Kantor Berita Politik RMOL di Kopi Timur, Pondok Kelapa, Jakarta Timur, Kamis siang (26/1).


“Memang betul, partai umat merupakan partai baru, badan baru, kemudian menjadi peserta pada Pemilu 2024. Tapi kita lihat bahwa pendiri-pendiri Partai Ummat itu, bukan orang baru," ujar Ridho.

Tokoh senior di Partai Ummat di antaranya Amien Rais yang merupakan tokoh reformasi dan Malem Sambat Kaban atau disingkat M.S. Kaban yang merupakan mantan Menteri Kehutanan di Kabinet Indonesia Bersatu.

Ridho menuturkan, sejumlah tokoh senior di dunia politik itu sudah malang melintang dan memiliki portofolio yang harum dalam segenap kontribusinya kepada bangsa Indonesia.

“Jadi, baru secara partai, tapi semangatnya itu bukan, bahkan kalau kita narasi lawan kezaliman dan menegakkan keadilan itu yang menarik adalah sudah muncul di buku Amien Rais itu yang di Cakrawala Sosial dan ditulis di akhir 80-an awal ataupun awal 90-an,” pungkasnya.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Bahaya Tersembunyi Kerikil di Ban Mobil dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:15

PKS: Pemerintah harus Segera Tetapkan Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:14

Mengupas Bahaya Air Keras Menyusul Kasus Penyerangan Aktivis KontraS di Jakarta

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:52

Kemenhaj Tegaskan Komitmen Haji Inklusif bagi Lansia dan Disabilitas

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:47

Qatar Kutuk Serangan Brutal Israel di Lebanon

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Tembus 103 Dolar AS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:10

AS Kirim Ribuan Marinir ke Timur Tengah, Iran Terancam Invasi Darat

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:41

Wall Street Rontok Menatap Kemungkinan Inflasi Global

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:23

Transformasi Kinerja BUKA: Dari Rugi Menjadi Laba Rp3,14 Triliun di 2025

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:08

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Selengkapnya