Berita

Terdakwa pembunuhan berencana Brigadir J, Kuat Maruf (rompi merah kiri)/Ist

Hukum

Bacakan Pledoi, Kuat Maruf Ngotot Tidak Tahu Rencana Pembunuhan Brigadir J

SELASA, 24 JANUARI 2023 | 11:34 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Tuntutan pembunuhan berencana Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat atau Brigadir J yang dikenakan kepada supir sekaligus asisten rumah tangga (ART) mantan Kadiv Propam Mabes Polri Ferdy Sambo, Kuat Maruf ditepis terdakwa.

Kuat Maruf menyampaikan bantahannya itu dalam sidang lanjutan dengan agenda pembacaan nota pembelaan atau pledoi di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel), Jalan Ampera Raya, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa (24/1).

"Saya tegaskan, saya tidak permah mengetahui apa yang akan terjadi kepada J pada tanggal 8 Juli 2022 (hari pembunuhan di rumah dinas Ferdy Sambo di Komplek Polri Duren Tiga, Jakarta Selatan)," ujar Kuat.


Ia mengatakan, tuntutan yang dikenakan terhadapnya tidak sesuai dengan fakta dalam persidangan. Jaksa, kata dia, hanya berpatokan pada hasil penyidikan yang menunjukkan seolah-olah ia terlibat dalam rencana pembunuhan Brigadir J.

"Bahkan saya dituduh membawa pisau ke rumah Duren Tiga. Padahal dalam persidangan sangat jelas terbukti saya tidak pernah membawa tas atau pisau yang didukung oleh keterangan para saksi dan video rekaman yang ditampilkan," sambungnya.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya