Berita

Gubernur Jawa Barat pada Rabu (18/1) menyatakan bergabung ke Partai Golkar/RMOL

Politik

Banyak Tokoh Hebat di Golkar, Airlangga Berhasil Perankan Kepemimpinan Merangkul

MINGGU, 22 JANUARI 2023 | 22:55 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Setelah Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil bergabung ke Partai Golkar, kepiawaian politik dan kepemimpinan Airlangga semakin diakui oleh banyak kalangan. Sebelum Kang Emil, mantan Gubernur Jawa Timur Soekarwo juga telah menyatakan bergabung ke Golkar.

Pakar komunikasi politik Emrus Sihombing berpendapat, Golkar adalah partai yang beranggotakan banyak tokoh-tokoh hebat. Meski demikian, Arilangga mampu membuat seluruh tokoh senior Partai berlambang beringin solid dan kondusif.

Bagi Emrus, Golkar merupakan partai paling demokratis ketimbang partai lainnya. Apalagi, tidak ada tokoh sentral. Kepemimpinan di Partai Golkar membutuhkan sosok egaliter, berdialog, persuasif.


Pengamatan Emrus, selama ini Menteri Koordinator bidang Perekonomian itu dilahirkan dari proses demokrasi internal Golkar, dimana kekuatan-kekuatan faksi memiliki kekuatan-kekuatan yang berimbang.

"Sehingga di Golkar dibutuhkan pemimpin yang bisa merangkul, persuasi, dan itu diperankan secara baik oleh Airlangga sehingga terpilih menjadi Ketum Golkar dan bisa memimpin Golkar hingga sekarang ini dengan baik,” kata Emrus kepada wartawan Minggu (22/1).

Dalam pengamatan Emrus, kepiawaian Airlangga dalam merangkul banyak pihak telah melekat dalam diri mantan Menteri Perindustrian itu.

Dengan demikian, Emrus meyakini perilaku persuasif akan terus diperankan oleh Airlangga, baik di internal partai dan mendekati pihak eksternal.

“Secara psikologis akan otomatis dia (Airlangga) perankan terus seperti itu. Tidak mungkin RK (Ridwan Kamil) datang ke Golkar atas paksaan, demikian juga dengan Soekarwo,” katanya.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

UPDATE

Elite NU Harus Setop Jadikan Warga Nahdliyin Objek Politik Praktis

Rabu, 02 September 2026 | 01:48

Gus Alex Pernah Setor Pansus Haji DPR Lewat Teman Nusron Wahid, Segini Besarnya

Rabu, 02 September 2026 | 01:21

Raja Juli: Presiden Prabowo Pemimpin Tegas dalam Atasi Karhutla

Rabu, 02 September 2026 | 01:02

Setoran ke Ditjen Imigrasi Didalami KPK Lewat Pemeriksaan Staf KJRI Kuching

Rabu, 02 September 2026 | 00:47

Skema BLU Berisiko Tambah Beban Birokrasi Tata Kelola Sektor Energi

Rabu, 02 September 2026 | 00:23

Harga Pertamax Green 95 Disesuaikan dan Mulai Berlaku 2 September 2026

Rabu, 02 September 2026 | 00:01

Menko Polkam Ajak Seluruh Sektor Serius Tangkal DFK di Medsos

Selasa, 01 September 2026 | 23:40

BP Batam Pilih Tak Bergantung dengan APBN

Selasa, 01 September 2026 | 23:18

Lobi Fuad Hasan Masyhur Berujung Persetujuan Jokowi soal Tambahan Kuota Haji 2022

Selasa, 01 September 2026 | 23:15

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Sandiaga Uno Dinilai Layak Masuk Kabinet

Selasa, 01 September 2026 | 22:29

Selengkapnya