Berita

Ketua Umum (Ketum) FKM, Habil Marati/Net

Politik

Kata Habil Marati, PPP Bisa Lolos Senayan Jika Dukung Anies Baswedan Capres

MINGGU, 22 JANUARI 2023 | 13:02 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Forum Kabag Membangun (FKM) melakukan sosialisasi dan mendukung Anies Baswedan sebagai calon presiden (capres) di hadapan para tokoh dan ulama se-Jawa Timur (Jatim) yang dilakukan di Pondok Pesantren At-Tauhid Wonokromo Surabaya pada Sabtu (21/1).

Pertemuan para tokoh dan ulama se-Jatim itu dipimpin langsung oleh tokoh PPP, yakni Ketua Umum (Ketum) FKM, Habil Marati. Dalam acara itu, turut dihadiri oleh Ketua FKM Jatim, Kiai Ikrom Hasan, tokoh PPP Jatim yang juga pengasuh Pondok Pesantren At-Tauhid Kiai Mas Mansur, Anwar Sanusi yang pernah tiga kali menjadi anggota DPR dari PPP; dan mantan anggota DPR RI dari PPP, Bey Fanani.

Dalam sambutanya, Habil Marati menjelaskan asal muasal FKM yang diinisiasi oleh para tokoh PPP untuk menyelamatkan PPP dan mengantisipasi PPP tidak semakin tertinggal di Pemilu 2024, bahkan dikhawatirkan PPP tidak lolos Parlemen Threshold.


"Ada indikasi pula saat ini PPP dalam cengkraman rezim yang sangat tidak akomodatif capres yang tidak sesuai aspirasi umat," ujar Habil Marati.

Habil menilai, PPP bisa lolos PT apabila PPP mendukung Anies Baswedan menjadi capres. Bahkan, Habil Marati menyoroti jatuhnya Suharso Monoarfa menyalahi AD/ART yang hanya dicurigai mau mendukung Anies Baswedan.

"Forum Kabah Membangun berharap ada resolusi, Suharso Monoarfa menjadi Ketum PPP kembali, tidak boleh ada mantan korupsi di PPP, dan seluruh tokoh umat Islam satu barisan mendukung capres yang aspiratif terhadap umat Islam, yakni Anies Baswedan," pungkasnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya