Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Sambut Tahun Kelinci, Para Pemimpin Dunia Kirim Ucapan Imlek

MINGGU, 22 JANUARI 2023 | 11:55 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Memperingati Tahun Baru Imlek, sejumlah pemimpin dunia memberikan ucapan selamat, khususnya pada orang Tionghoa. Mereka menyambut dimulainya Tahun Kelinci yang berlangsung dari 22 Januari 2023 hingga 9 Februari 2024.

Pada Minggu (22/1), Perdana Menteri Kamboja Samdech Techo Hun Sen menyampaikan ucapan selamat Tahun Baru Imlek untuk orang Tionghoa dan warga Kamboja keturunan Tionghoa.

"Pada kesempatan Tahun Baru Imlek, Tahun Kelinci, saya ingin mengucapkan selamat dan ikut bersenang-senang dengan semua orang Tionghoa dan Kamboja keturunan Tionghoa, yang selalu hidup dan bersatu melalui suka dan duka sejak dahulu kala," ujar Hun Sen, seperti dikutip CGTN.


Perdana Menteri Thailand Prayut Chan-o-cha juga mengirimkan ucapan Tahun Baru Imlek ketika menghadiri festival di Provinsi Ratchaburi.

Hal serupa juga disampaikan oleh Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim yang berharap Tahun Baru Imlek dapat menjadi pesan persatuan bagi komunitas Tionghoa di negeri jiran.

Presiden Zimbabwe Emmerson Mnangagwa menyampaikan salam Tahun Baru Imlek kepada rakyat China, berharap mereka sehat, sejahtera, dan sukses di Tahun Kelinci.

"Atas nama pemerintah dan rakyat Zimbabwe, dan atas nama saya sendiri, saya ingin menyampaikan ucapan selamat yang hangat atas datangnya Tahun Baru Imlek yang menandai dimulainya Tahun Kelinci yang melambangkan umur panjang, kedamaian dan kemakmuran," ujarnya dalam pesan video.

Sementara itu, Presiden Joko Widodo menyampaikan harapannya agar Tahun Baru Imlek dapat menjadi harapan baru.

"Masa berganti, tahun berlalu, dan tantangan boleh berubah, tetap satu yang harus selalu hadir, yaitu harapan bahwa esok akan lebih bahagia, sejahtera, dan semakin maju," ucap Jokowi.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Status Hukum dan Akuntansi Danantara Alami Kebingungan

Minggu, 26 Juli 2026 | 03:23

Koops TNI Habema Berhasil Evakuasi Dua Korban Aksi Kekerasan di Yahukimo

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:57

Pembangunan Papua Harus Dimulai dari Pendidikan Anak

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:42

Pengusutan Diskriminasi WNI di Bali Penting Buat Jaga Wibawa Hukum

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:24

Dari Ekopol Kolonial Menuju Berdaulat

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:57

Generasi Emas Institute jadi Harapan Baru Anak Muda Menatap 2045

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:33

Lahirnya Generasi Hebat OAP Tolok Ukur Keberhasilan PSN Papua

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:10

Polda Jabar Selidiki Penemuan Jenazah Seorang Satpam di Waduk Jatiluhur

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:53

Cegah Bad Mining Lewat Koperasi

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:35

Dana Keistimewaan Yogyakarta Sukses Berdayakan Masyarakat

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:12

Selengkapnya