Berita

Hersubeno Arief dan Rocku Gerung/Net

Politik

Rocky Gerung: Demi Keseimbangan Ekologi, Mega Benar

SELASA, 17 JANUARI 2023 | 21:19 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri disarankan untuk terus mengomeli Joko Widodo sekeras-kerasnya. Bahkan jika perlu, Megawati memanggil Jokowi sebagai petugas partai lantaran tidak paham soal etika lingkungan.

Hal itu disampaikan oleh pengamat politik, Rocky Gerung saat berbincang dengan wartawan senior Hersubeno Arief dalam video yang diunggah di kanal YouTube Rocky Gerung Official berjudul "Setelah Marah ke Jokowi, Sekarang Megawati Ngamuk: Tulis Ya Ibu Mega Ngamuk!" pada Selasa (17/1).

"Kan kemarin juga di dalam pidato beliau, yang menimbulkan kehebohan itu, Ibu Mega mengatakan bahwa rawatlah lingkungan. Jadi isu lingkungan kuat sekali dalam pidato Ibu Mega. Dia konsisten itu, dan ambil niat untuk memarahi lagi Jokowi," ujar Rocky seperti dikutip Kantor Berita Politik RMOL, Selasa malam (17/1).


Karena menurut Rocky, Bali sudah terlalu dieksploitasi untuk kepentingan devisa melalui turis. Padahal, rakyat Bali tidak memperoleh hal yang signifikan dari pariwisata tersebut.

Sementara jika ditambah bandara lagi, artinya akan ada kebisingan di pulau Bali. Apalagi di sisi Utara, terdapat pertanian anggur, bahkan suaka lumba-lumba atau Paus.

"Jadi lepas dari soal kebutuhan investasi, Mega betul. Mega menganggap bahwa Bali terlalu dieksploitir. Sementara pulau-pulau lain justru ditelantarkan. Jadi demi keseimbangan ekologis, Mega benar," katanya.

"Jadi Ibu Mega, ya udah omelin sekeras-kerasnya lagi Pak Jokowi, dan kalau bisa panggil sebagai kader. Kok nggak paham tentang etika lingkungan," pungkas Rocky.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Merawat Tradisi Intelektual Mahasiswa Lewat Peluncuran Buku Pergerakan

Senin, 06 Juli 2026 | 03:59

Demokrasi Liberal dan Benteng Oligarki

Senin, 06 Juli 2026 | 03:43

ICX Realisasikan Buyback Rp71 Miliar Perkuat Sistem Tata Kelola

Senin, 06 Juli 2026 | 03:20

Polresta Bandara Soetta Bongkar Home Industry Vape Isi Ganja Beromzet Miliaran

Senin, 06 Juli 2026 | 02:59

Manifesto AJIP Bali: Ketika Pariwisata Kehilangan Arah

Senin, 06 Juli 2026 | 02:35

Perpres 111/2025 soal LGBT Ancaman Nirmiliter jadi Langkah Preventif Terukur

Senin, 06 Juli 2026 | 02:12

Nyali Semesta: Ali Khamenei dan Puncak Kepemimpinan Transendental

Senin, 06 Juli 2026 | 01:57

UMKM dan Budaya Minangkabau Bergaung di Malaysia

Senin, 06 Juli 2026 | 01:40

Jaksa telah Berubah Menjadi Pengacara Jokowi

Senin, 06 Juli 2026 | 01:20

Aiptu Sumaryanto jadi Korban Ketiga yang Gugur saat Gerebek Bandar Narkoba di Katingan

Senin, 06 Juli 2026 | 00:59

Selengkapnya