Berita

Puluhan ribu petugas kesehatan melakukan aksi unjuk rasa di Madri pada Minggu, 15 Januari 2023/Net

Global

Kurang Mendapat Dukungan Pemda, Puluhan Ribu Petugas Kesehatan di Madrid Turun ke Jalan

SENIN, 16 JANUARI 2023 | 11:22 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Aksi protes dilakukan oleh puluhan ribu petugas kesehatan di Madrid, Spanyol, yang menuntut pemerintah daerah atas minimnya perhatian terhadap perawatan dan kesehatan di wilayah tersebut.

Juru bicara pemerintah Madrid mengatakan protes yang berlangsung pada Minggu (15/1), diikuti oleh sekitar 30 ribu pengunjuk rasa.

"Sekitar 30 ribu pengunjuk rasa berbaris di ibukota Spanyol," ungkapnya seperti dimuat DW.


Dalam postingan video yang beredar, tampak demonstran membawa spanduk bertuliskan "S.O.S. Public Health Care" dan "Hentikan Privatisasi".

Mereka mengajukan tuntutan terhadap pemimpin Madrid, Isabel Diaz Ayuso, atas kurangnya dukungan pemerintah daerah terhadap sistem kesehatan masyarakat.

Ayuso adalah Presiden Partai Populer dan kepala wilayah Madrid.

Partai tersebut mendapat kecaman dalam beberapa tahun terakhir karena kurangnya staf di pusat perawatan kesehatan primer.

Kebijakan Ayuso selama pandemi juga dikritik keras, karena Madrid tercatat sebagai salah satu wilayah dengan angka kematian berlebih tertinggi.

Meski menjadi wilayah terkaya di Spanyol, tetapi Madrid dilaporkan membelanjakan anggaran paling sedikit untuk perawatan kesehatan primer.

Untuk setiap 2 euro atau Rp 32 ribu yang dibelanjakan untuk perawatan kesehatan di Madrid, 1 eoro atau Rp 16 ribunya pasti berakhir di sektor swasta.

Terlebih pemerintahan Ayuso sejak November tahun lalu tengah gencar melibatkan partisipasi swasta dalam kemitraan perawatan kesehatan.

Ayuso menuduh bahwa protes telah diatur oleh partai sayap kiri menjelang pemilihan daerah di sebagian besar wilayah akhir Mei tahun ini.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Dua Tahun Cukup bagi Prabowo Mengasuh Geng Solo

Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:43

UPDATE

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih 2 Persen

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:33

Ekonom Sentil Menteri Prabowo: Jangan Jadi Beban Presiden!

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:21

Wall Street Tertekan Aksi Jual Saham Teknologi

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:56

Lonjakan Minyak Tekan Logam Dunia: Emas Anjlok ke Level Terendah

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:45

Saham BYAN Tancap Gas, Naik 3,16 Persen ke Rp10.600

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:22

Penguatan IHSG Sinyal Kepercayaan ke Pemerintah Mulai Pulih

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:10

Pasar Eropa Merah Gara-gara Minyak

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:06

Terbuka Peluang Bangun Museum Haji Indonesia

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:58

Pujian Prabowo Jangan Jadi Obat Tidur Menteri

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:57

Pemerintah Harus Berlakukan Wajib Halal pada Oktober 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:19

Selengkapnya