Berita

Diskusi AMPG bertajuk "Sistem Proporsional Tertutup: Anak Muda Terhambat Untuk Berkarya" di Studio Cikajang, Petogogan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan/RMOL

Politik

Politisi Milenial Lintas Partai Tegas Tolak Sistem Pileg Tertutup

JUMAT, 13 JANUARI 2023 | 19:14 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Sikap penolakan disampaikan organisasi sayap sejumlah partai politik (parpol) terhadap sistem pemilihan anggota legisatif(pileg) dengan daftar tertutup.

Organisasi tersebut adalah Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG), Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (BM PAN), Angkatan Muda Ka'bah (AMK), dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Wakil Ketua Umum PP AMPG, Adanti Pradipta mengatakan, kelompok muda Partai Golkar memiliki perspektif yang bisa dipastikan mengarah kepada penolakan sistem proporsional tertutup.


"Kalau tertutup apa jaminannya perempuan akan dipilih menjadi wakil mereka? Makanya saya lebih memilih terbuka agara bisa mensosilisasikan diri kepada rakyat," ujar Adanti dalam diskusi AMPG bertajuk "Sistem Proporsional Tertutup: Anak Muda Terhambat Untuk Berkarya" di Studio Cikajang, Petogogan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (13/1).

Sama-sama menolak sistem proporsional tertutup, Ketua DPP BM PAN Riyan Hidayat memiliki alasan yang berbeda dari Adanti.

"Perdebatan kita hari ini bukan soal siapa yang diuntungkan, laki-laki atau perempuan. Tapi bagiamana meletakan bahwa kedaulatan itu milik rakyat," tuturnya.

Sementara dari AMK yang diwakili oleh Khairany Soraya berpendapat, sistem proporsional tertutup hanya akan memindahkan permainan politik uang tak lagi menyasar rakyat pemilih.

"Kalau menurut saya, seandainya sistem proporsional tertutup, itu jadinya akan ada politik uang internal. Misal, saya nyaleg, siapa yag kenal saya. Jadi akan ada, (kasak-kusuk) di internal, "pak saya norut berapa nih?'," tambah Soraya.

Di samping itu, Jurubicara PSI, Dedek Prayudi yang pernah menjadi caleg pada Pemilu Serentak 2019 lalu memiliki padanngan serupa dengan Soraya. Karena pada pengalaman lalu itu, ia bisa merasakan bagaiamana bertarung secara terbuka secara sehat dalam berebut suara rakyat.

"Saya di pemilu lalu pernah ngbrol-ngobrol dengan Mba Putri Komaruddin, gimana di dapilnya. Dia menceritakan perjuangannya mendekatkan diri kepada kelompk ibu-ibu, UMKM. Nah saya enggak kebayang, gimana kalau tertutup, Siapa yang akan dideketin," tandasnya. 

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

UPDATE

Minyak Dunia Tembus 100 Dolar AS, Purbaya Belum Tambah Subsidi Energi

Sabtu, 12 September 2026 | 02:25

One Asia Golf Cup 2026 Diikuti 144 Pengusaha dari 11 Negara

Sabtu, 12 September 2026 | 02:14

Relawan Prabowo-Gibran Tak cuma Hadir saat Pemilu

Sabtu, 12 September 2026 | 01:30

Ferry Boboho Balikin Duit Rp5 Miliar, Diduga terkait Pemerasan Febrie

Sabtu, 12 September 2026 | 01:10

Maruli Janji Dongkrak Peringkat Atlet Judo Indonesia

Sabtu, 12 September 2026 | 01:01

ERP Solusi Pengendalian Kemacetan Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 00:34

Simak Rekayasa Lalin Persija-Persib di GBK

Sabtu, 12 September 2026 | 00:18

Jarnas Konsisten Kawal Program Pro Rakyat Prabowo-Gibran

Sabtu, 12 September 2026 | 00:00

Haji Dimulai dari Kalkulator

Jumat, 11 September 2026 | 23:35

Baznas Kembali Raih Indonesia Most Reputable Companies Award 2026

Jumat, 11 September 2026 | 23:20

Selengkapnya