Berita

Mantan Presiden Kazakhstan, Nursultan Nazarbayev/Net

Dunia

Kena Kasus Korupsi, Kekebalan Hukum Keluarga Mantan Presiden Kazakhstan Dicabut

JUMAT, 13 JANUARI 2023 | 18:09 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Kekebalan hukum yang dimiliki oleh keluarga mantan Presiden Kazakhstan, Nursultan Nazarbayev resmi dicabut oleh Parlemen usai diduga terlibat dalam kasus korupsi negara.

Keputusan Parlemen Kazakhstan yang diambil pada Jumat (13/1), diklaim sebagai langkah awal yang akan memungkinkan negara dapat membekukan aset anggota keluarga Nazarbayev jika mereka dicurigai melakukan kejahatan.

Keponakan Nazarbayev, Kairat Satybaldy, telah ditahan dan didakwa menggelapkan dana negara atau perusahaan yang dikendalikan negara.


Kerabat terdekat mantan presiden menikmati kekebalan hukum berkat UU yang juga memberi Nazarbayev gelar Yelbasy atau pemimpin nasional.

Nazarbayev sendiri tidak tinggal diam dan akan mempertahankan kekebalan hukum yang telah lama diatur oleh konstitusi sejak ia berkuasa antara 1989-2019.

Setelah mengundurkan diri dan digantikan oleh Kassym-Jomart Tokayev, kebijakan pemimpin baru menjadi bumerang bagi dirinya dan keluarganya.

Tokayev mendorong pemecatan sejumlah kerabat dan afiliasi Nazarbayev dari posisi senior di sektor publik.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Naming Rights Halte untuk Parpol Dinilai Politisasi Ruang Publik

Rabu, 15 April 2026 | 12:19

Iran Taksir Kerugian Akibat Serangan AS-Israel Capai Rp4.300 Triliun

Rabu, 15 April 2026 | 12:13

Prima Sebut Wacana PDIP Gaji Guru Rp5 Juta Ekspektasi Semu

Rabu, 15 April 2026 | 12:12

Kasus Pelecehan di FHUI Jadi Ujian Integritas Kampus

Rabu, 15 April 2026 | 12:06

Temui Dubes UEA, Waka MPR Pacu Investasi dan Transisi Energi

Rabu, 15 April 2026 | 11:52

IPC TPK Sukses Kelola 850 Ribu TEUs di Awal 2026

Rabu, 15 April 2026 | 11:41

Diduga Dianiaya Senior, Anggota Samapta Polda Kepri Tewas

Rabu, 15 April 2026 | 11:34

Auditor BPKP Ungkap Kerugian Pengadaan Chromebook Terjadi Selama 3 Tahun

Rabu, 15 April 2026 | 11:32

Soal Kasus Bea Cukai, Faizal Assegaf Ungkap Kronologi Hubungan dengan Rizal

Rabu, 15 April 2026 | 11:21

Zelensky Sindir AS Kehilangan Fokus ke Ukraina Akibat Perang Iran

Rabu, 15 April 2026 | 11:03

Selengkapnya