Berita

Ketua Umum Perempuan Amanat Nasional (Puan) Intan Fauzi/Net

Politik

Bicara Keterwakilan Perempuan, Intan Fauzi: Tidak Ada Lagi Bias Gender di PAN

JUMAT, 13 JANUARI 2023 | 17:55 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Soal keterwakilan perempuan dalam politik yang telah dilakukan Partai Amanat Nasional (PAN), tidak perlu diragukan lagi. Hal ini, sudah terlaksana dalam keterwakilan di DPR RI untuk periode 2019-2024.

Begitu dikatakan Ketua Umum Perempuan Amanat Nasional (Puan) Intan Fauzi dalam perbincangan dengan Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (13/1).

"Kalau kami di PAN, perempuan itu memang ditempatkan secara proporsional, di kepengurusan itu kan kami sudah lebih jelas lebih dari 30 persen, di fraksi di DPR RI ada 7 perempuan dari 44 anggota," ujar Intan Fauzi.


Selain soal angka keterwakilan, dikatakan Intan, PAN juga menempatkan perempuan pada komisi-komisi di DPR RI tidak hanya pada bidang-bidang perempuan saja.

"Perempuan juga ditempatkan di komisi-komisi yang tidak melulu misalnya hanya urusan perempuan, ada yang ditugaskan di Komisi V membidangi infrastruktur, Komisi VI (membidangi) perdagangan, lalu ada Komisi VII bidang energi, jadi tidak lagi ada bias gender," terangnya.

Ke depan, lanjut anggota Komisi VI DPR RI, PAN mendorong lebih banyak perempuan melenggang ke Senayan. Tentu tidak hanya sekadar angka, tetapi arti dari keterwakilan perempuan itu sendiri.

"Semakin banyak perempuan yang duduk di legislatif atau eksekutif, akan mempunyai arti kalau mereka juga memikirkan program-program anggaran, legislasi, kan begitu," pungkasnya.

Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

Lima BPD Berebut Jadi Tuan Rumah Munas BPP HIPMI XVIII

Minggu, 15 Februari 2026 | 12:17

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Aneh Sekali! Legalisir Ijazah Jokowi Tanpa Tanggal, Bulan, dan Tahun

Jumat, 13 Februari 2026 | 02:07

UPDATE

Polisi Gagalkan Penjualan Bayi Umur Tiga Hari

Selasa, 24 Februari 2026 | 02:17

Impor Mobil Pikap India Ancam Industri Lokal

Selasa, 24 Februari 2026 | 02:05

Bebek Amerika

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:43

Ijazah Jokowi seperti Noktah Hitam Pemerintahan Prabowo

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:27

Upaya Menghabisi Donald Trump Gagal Lagi

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:03

Impor 105 Ribu Pikap India Melemahkan Industri Nasional

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:36

Pengawasan Digital Mendesak Diperkuat Buntut Bus Transjakarta ‘Adu Banteng’

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:20

Pramono Jamin 3.100 Sapi Impor Australia Bebas PMK

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:11

Bukan cuma Salah Tukang Ojek di Pandeglang

Senin, 23 Februari 2026 | 23:50

Vendor Tempuh Jalur Hukum Imbas Proyek Bali Subway Mangkrak

Senin, 23 Februari 2026 | 23:43

Selengkapnya