Berita

Jurubicara Bidang Penindakan dan Kelembagaan KPK, Ali Fikri/Net

Hukum

KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang ke KPUD Bangkalan Dalam Kasus Suap Jual Beli Jabatan

JUMAT, 13 JANUARI 2023 | 13:51 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan dugaan adanya aliran uang ke pihak tertentu di Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Bangkalan dalam kasus dugaan suap lelang jabatan di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan yang menjerat R. Abdul Latif Amin Imron (RALAI) selaku Bupati Bangkalan periode 2018-2023 dkk.

Jurubicara Bidang Penindakan dan Kelembagaan KPK, Ali Fikri mengatakan, tim penyidik telah selesai memeriksa sepuluh orang saksi selama dua hari pada Rabu (11/1) dan Kamis (12/1) di Polda Jawa Timur (Jatim).

Pada Rabu (11/1), saksi-saksi yang telah diperiksa, yaitu Erwin Yoesoef selaku Kabag Protokoler dan Komunikasi Pimpinan Pemkab Bangkalan; Ishak Sudibyo alias Yoyok selaku mantan Pj Sekda Bangkalan; Nauval Farisy selaku Kepala Subbidang Pengembangan Karier dan Promosi BKPSDA Pemkab Bangkalan; dan Zaenab Zuraidah selaku wiraswasta.


"Para saksi hadir dan didalami pengetahuannya antara lain terkait dengan dugaan penerimaan uang oleh tersangka RALAI dari para ASN Pemda Bangkalan yang mengikuti seleksi jabatan. Selain itu didalami juga adanya aliran uang dari pemberian pihak swasta yang mendapatkan proyek pekerjaan di Pemkab Bangkalan," ujar Ali kepada wartawan, Jumat siang (13/1).

Selain itu, KPK juga telah memeriksa seorang saksi lainnya, yakni Sairil Munir selaku anggota KPUD Bangkalan. Saksi hadir dan didalami pengetahuannya antara lain lain terkait dengan dugaan adanya aliran uang dari tersangka RALAI ke pihak tertentu di KPU Kabupaten Bangkalan untuk membuat survei elektabilitas bagi tersangka dimaksud.

Selanjutnya pada Kamis (12/1), saksi-saksi yang telah diperiksa, yaitu M. Sodiq selaku anggota Komisi Informasi Kabupaten Bangkalan; Hery Lianto Putra selaku PNS pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Pemkab Bangkalan; Moehammad Ridwan selaku Ketua ULP Bangkalan; Diana Kusumawati dari CV Krueng Way La; dan Masyhudunnury selaku Kabag Hukum Setda Pemkab Bangkalan.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Utang dan Delusi Pembangunan

Rabu, 16 September 2026 | 05:52

Tak Ulangi Kesalahan Purbaya, Suahasil Diharapkan Terus Gelorakan Ekonomi Konstitusi

Rabu, 16 September 2026 | 05:22

Pengukuhan Pengurus PERKAPI Bakal Dihadiri Menhum dan Ketua Komisi XIII DPR

Rabu, 16 September 2026 | 04:44

Fungsi KDKMP yang ‘Disabotase’

Rabu, 16 September 2026 | 04:24

Menhan Sjafrie Apresiasi Bantuan Jepang dalam Atasi Karhutla

Rabu, 16 September 2026 | 03:57

Politikus Senior PKS: PPHN Jangan jadi RPJPN Kedua

Rabu, 16 September 2026 | 03:30

38 Aset Senilai Rp846 Miliar Disita Kejagung dalam Kasus Febrie

Rabu, 16 September 2026 | 03:03

Kegiatan Belajar di SMPN 16 Medan Pulih 100 Persen Usai Dilanda Banjir

Rabu, 16 September 2026 | 02:48

WNA Malaysia Laporkan Pamen Polri Terkait Kasus Investasi Emas ke Bareskrim

Rabu, 16 September 2026 | 02:24

Kemensos Apresiasi Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Sulsel Mulai Beroperasi

Rabu, 16 September 2026 | 01:59

Selengkapnya