Berita

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) memberikan keterangan di kantor DPP Demokrat, di Jakarta/RMOL

Politik

Soal Koalisi, Demokrat Setuju Tidak Ada Saling Memaksakan Kehendak

KAMIS, 12 JANUARI 2023 | 15:22 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Koalisi Perubahan yang bakal digawangi Partai Nasdem, Partai Demokrat, dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) hingga kini tak kunjung diresmikan. Publik menduga ada sejumlah hal yang belum kunjung disepakati oleh tiga partai tersebut.

Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menuturkan, pihaknya tidak setuju ada saling memaksakan kehendak dalam berkoalisi.

“Yang jelas begini, kami juga setuju bahwa tidak boleh dalam ikhtiar membangun koalisi ada yang saling memaksakan kehendak, ada yang saling memaksakan diri. Contoh memaksakan itu begini, pokoknya wajib si A, itu maksa,” ucap AHY di Kantor DPP Partai Demokra, Jalan Proklamasi, Jakarta Pusat, Kamis (12/1).


“Kita ingin kalau koalisi ini mendapatkan restu dari Allah subhanahu wa ta'ala itu benar-benar bisa menghadirkan kemenangan,”imbuhnya.  

Menurut AHY, langkah tersebut merupaka sebuah poros alternatif, sebuah poros perubahan, yang bisa membawa aspirasi dan harapan masyarakat Indonesia.

“Karena kami ingin meyakinkan Indonesia bisa berubah lebih baik tentunya, dan melalui koalisi ini mudah-mudahan terbuka jalan itu,” tutupnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

Komisi XIII DPR Soroti Perlindungan Hukum Pelaku Usaha yang Tabrak Aturan

Senin, 29 Juni 2026 | 12:22

Ketika Jalanan Pindah ke Dalam Genggaman

Senin, 29 Juni 2026 | 12:07

Gaya Komunikasi Presiden Prabowo Berisiko Menenggelamkan Kinerja Pemerintah

Senin, 29 Juni 2026 | 12:01

KPK Periksa Saksi Swasta dalam Kasus Gratifikasi Produksi Batu Bara di Kukar

Senin, 29 Juni 2026 | 11:54

Harga Bapok Kompak Anjlok, Telur Ayam Turun Jadi Rp28.850/Kg

Senin, 29 Juni 2026 | 11:32

Kasus YTR Jadi Alarm, Garnita NasDem Minta Negara Perkuat Perlindungan Perempuan

Senin, 29 Juni 2026 | 11:15

Safari Politik Jokowi Dibungkus Ritual Adat untuk Dongkrak Publisitas PSI

Senin, 29 Juni 2026 | 11:13

Petugas Haji Masih Bersiaga hingga Kepulangan Kloter Terakhir

Senin, 29 Juni 2026 | 11:07

Kenaikan Beruntun CPO Malaysia Didorong Sentimen Minyak Global

Senin, 29 Juni 2026 | 10:57

Prabowo Ingatkan Ancaman AI, Akademisi Diminta Antisipasi Dampaknya

Senin, 29 Juni 2026 | 10:52

Selengkapnya