Berita

Ruang pamer Tesla di Chengdu, Sichuan, China/Net

Dunia

Akibat Diskon, Kantor Tesla di China Digeruduk Massa

KAMIS, 12 JANUARI 2023 | 07:53 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Program potongan harga yang diberikan pembuat mobil listrik Tesla di China berujung protes dari ratusan pembeli.

Video yang diunggah di media sosial China menunjukkan konsumen Tesla di berbagai toko dan pusat distribusi menyuarakan kekesalan  mereka tentang pemotongan harga tersebut.

Komsumen Tesla Model Y dan Model 3 itu menuntut perusahaan milik Elon Musk untuk mengembalikan uang yang mereka keluarkan sebelum program diskon diberlakukan.


Di Tesla Experience Center in Chengdu, di ibu kota provinsi Sichuan, China barat daya,  orang-orang datang berkerumun. Mereka membawa daftar tulisan tangan berisi empat tuntutan yang ditandatangani dengan nama dan sidik jari mereka, termasuk permintaan perpanjangan garansi dua hingga empat tahun dan potongan harga untuk penggunaan Tesla Supercharger.  

Video lain menunjukkan konsumen menyanyikan lagu kebangsaan di toko Tesla, sementara video dari Changsha di provinsi Hunan menampilkan orang-orang meneriakkan "kembalikan uang kami!"

China merupakan pasar utama untuk Tesla. Mereka menikmati beberapa fasilitas termasuk keringanan pajak selama bertahun-tahun saat berekspansi di negara tersebut dan membangun pabrik luar negeri pertamanya di Shanghai.

Tesla memberi diskon untuk memacu penjualan dan mendukung produksi di pabriknya di Shanghai. Berakhirnya subsidi pemerintah yang dijadwalkan pada akhir tahun 2022 juga mendorong orang-orang untuk segera menyelesaikan pembelian mereka.

Tesla mengumumkan pemotongan harga pada sedan Model 3 dan crossover Model Y pada Jumat (dan pada bulan Oktober sebelumnya ), karena berusaha untuk mengimbangi penurunan permintaan di pasar terpentingnya.

Menurunnya permintaan Tesla di China membuat harga sahamnya turun drastis, seiring dengan perlambatan pabrik akibat pembatasan Covid. Secara global, Tesla mengirimkan mobil 40 persen lebih banyak pada tahun 2022 dibandingkan tahun sebelumnya, tetapi masih gagal memenuhi targetnya.

Setelah diskon kejutan Jumat, harga mobil listrik Tesla di China turun antara 13 hingga 24 persen di bawah harga pada September lalu. Analis mengatakan langkah itu kemungkinan akan meningkatkan penjualan yang jatuh pada Desember lalu.

Dikutip dari Reuters, China menyumbang sekitar sepertiga dari penjualan global Tesla pada tahun 2021. Pabrik Tesla di Shanghai  mempekerjakan sekitar 20.000 pekerja, menjadi satu-satunya pabrik yang paling produktif dan menguntungkan.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

PT CNI Serahkan Duit Rp401 Miliar ke Kejagung

Senin, 31 Agustus 2026 | 20:27

Detik-Detik Bareskrim Gerebek Kasino di Batam: Pemain Panik, Rp7,7 Miliar Disita

Senin, 31 Agustus 2026 | 20:23

Owner VIMA Buka Suara soal Legalitas dan Perizinan Resmi

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:51

Masyarakat Diminta Berikan Data Jujur untuk Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:46

Enam Perusahaan di Kalimantan Disanksi Terkait Karhutla

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:38

Corpus Juris Civilis Tahun 528 M sebagai Fondasi Hukum Modern

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:34

Destry Pimpin BI Cerminkan Kuatnya Kepemimpinan Perempuan

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:24

Prabowo Tahu Persis Siapa yang Ingin Menjatuhkannya

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:05

PGNMAS Boyong BerandaMAS di Danantara Housing Expo 2026

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:03

Kemenperin Minta Tambahan Anggaran Rp1,72 Triliun

Senin, 31 Agustus 2026 | 18:54

Selengkapnya