Berita

Presiden PKS Ahmad Syaikhu/Net

Politik

PKS: Sistem Proporsional Tertutup Bakal Kembali ke Belakang

SENIN, 09 JANUARI 2023 | 00:11 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sepakat dengan butir-butir yang telah disampaikan oleh Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto terkait penolakan delapan partai politik terkait sistem proporsional tertutup pada Pemilu 2024 mendatang.

Presiden PKS Ahmad Syaikhu menuturkan sistem proporsional tertutup merupakan bukti penerapan demokrasi di Indonesia mundur ke belakang.

“Dengan sistem proporsional tertutup karena akan kembali ke belakang,” ucap Syaikhu di Hotel Dharmawangsa, Jakarta Selatan, Minggu (8/1).


Pihaknya berharap, seluruh elemen masyarakat menyudahi wacana-wacana yang justru membuat gaduh di tengah masyarakat.

"Kami berharap bahwa dalam kaitan pemilu kita juga berharap mati kira kura sudahi wacana penundaan pemilu sehingga kita firm pemilu digelar Februari 2024,” katanya.

"KPU dan Bawaslu melaksanakan pemilu suara independen profesional dan rakyat puas,” tutupnya.

Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Forum IPEM 2026 Momentum Penting Perkuat Diplomasi Energi

Kamis, 19 Maret 2026 | 00:08

Polres Metro Tangerang Kota Ungkap 14 Kasus Curas Sepanjang Ramadan

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:45

Negara Bisa Menjadi Totaliter Lewat Teror dan Teknologi

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:28

Pengungkapan Pelaku Teror Air Keras Bukti Ketegasan Prabowo

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:10

YLBHI: Ada Pola Teror Berulang terhadap Aktivis hingga Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:51

Observatorium Bosscha: Hilal 1 Syawal Tipis di Ufuk Barat

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:32

TNI-Polri Harus Kompak Bongkar Teror Air Keras Aktivis KontraS

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:10

Umat Hindu Semarang Gelar Tawur Agung Kesanga Sambut Nyepi Saka 1948

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:56

YLBHI Minta Kasus Air Keras Andrie KontraS Disidang di Peradilan Umum

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:40

Kinerja Cepat Polri Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras Tuai Apresiasi

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:11

Selengkapnya