Berita

Presiden Joko Widodo/Net

Bisnis

Fuad Bawazier: Pendapatan per Kapita Era Jokowi Paling Rendah, tapi Ditutupi Daya Beli Semu

MINGGU, 08 JANUARI 2023 | 12:19 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pendapatan per kapita penduduk Indonesia di masa pemerintahan Presiden Joko Widodo dinilai paling rendah jika dibandingkan pemerintahan-pemerintahan sebelumnya.

Begitu yang dikatakan oleh mantan Menteri Keuangan Fuad Bawazier ketika berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL pada Minggu (8/1).

“Pendapatan per kapita kita semasa pemerintahan Jokowi yang terendah dibanding masa-masa pemerintah Presiden sebelumnya. Ini adalah indikasi nyata dari rendahnya tingkat kesejahteraan rakyat,” ujar Fuad.


Fuad mengatakan, kepincangan yang nyata dalam perekonomian antara the haves and the have nots atau si kaya dan si miskin juga semakin besar.

Kendati begitu, pemerintah menutupinya dengan berbagai subsidi sehingga rakyat memiliki daya beli yang semu.

"Masalah ini coba ditutupi dengan subsidi-subsidi BLT (bantuan langsung tunai) dan sebagainya sehingga rakyat mempunyai daya beli semu. Bank-bank juga belum menyalurkan kreditnya dengan semestinya karena dananya banyak ditempatkan di SBN (Surat Utang Negara). Crowding out!“ tutupnya.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

UPDATE

Andrie Yunus Binaan Soleman Ponto

Senin, 23 Maret 2026 | 04:10

Yaqut Berpeluang Pengaruhi Saksi saat Jadi Tahanan Rumah

Senin, 23 Maret 2026 | 04:06

Ada Skenario Guncang Prabowo Lewat Dana George Soros

Senin, 23 Maret 2026 | 03:49

Pimpinan KPK Didesak Buka Suara soal Tekanan Politik terkait Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 03:13

Prabowo Telepon Erdogan-MBS saat Idulfitri

Senin, 23 Maret 2026 | 03:05

Yaqut Jadi Tahanan Rumah Benar Secara Aturan, tapi Cederai Rasa Keadilan

Senin, 23 Maret 2026 | 02:18

Kaum Flagelata dan Ekstremisme Religius di Tengah Krisis Abad Pertengahan Eropa

Senin, 23 Maret 2026 | 02:08

Alasan KPK soal Pengalihan Penahanan Yaqut Janggal

Senin, 23 Maret 2026 | 02:00

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Sahroni Kritik Polisi Slow Response Tanggapi Laporan Warga

Senin, 23 Maret 2026 | 01:22

Selengkapnya