Berita

Presiden Chile Gabriel Boric/Net

Dunia

Presiden Salah Beri Grasi, Menteri Kehakiman Chile Mundur

MINGGU, 08 JANUARI 2023 | 10:46 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Menteri Kehakiman Chile, Marcela Rios, memutuskan untuk mengundurkan diri dari jabatannya di tengah tuduhan melakukan kesalahan karena membuat presiden memberi grasi atau pengampunan kepada orang-orang yang tidak seharusnya.

Presiden Gabriel Boric pada Sabtu (7/1) mengatakan telah menerima pengunduran diri Rios. Ia juga berterima kasih kepada Rios atas pekerjaannya selama 10 bulan terakhir sebagai Menteri Kehakiman.

"Ketika situasi dengan karakteristik seperti ini terjadi dalam politik, kita harus bertanggung jawab," ujar Boric, seperti dikutip The Guardian.


Boric juga telah menunjuk seorang pengacara, Luis Cordero Vega, untuk menggantikan Rios dalam beberapa hari mendatang.

Boric mendukung pengampunan bagi mereka yang dihukum karena kejahatan yang tidak terlalu kejam selama protes yang mengguncang negara Amerika Selatan itu pada tahun 2019.

Daftar orang-orang yang diampuni termasuk laki-laki berusia antara 21 dan 38 tahun yang terlibat dalam berbagai kejahatan seperti penjarahan, perampokan, penanganan bom molotov, dan lain-lain.

Tapi lawan politik mengecam grasi yang diberikan pemerintahan Boric pada Desember. Lantaran pengampunan juga diberikan kepada mantan pejuang gerilya yang dipenjara karena kejahatan lain.

Oposisi menuduh Ríos memiliki komunikasi dan koordinasi yang buruk. Mereka juga bersiap untuk meresmikan pengaduan tersebut di badan legislatif pada Senin (9/1).

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Kembali Bongkar Peran Dirjen Bea Cukai dalam Skandal Suap Blueray Cargo

Kamis, 27 Agustus 2026 | 01:46

UPDATE

Elite NU Harus Setop Jadikan Warga Nahdliyin Objek Politik Praktis

Rabu, 02 September 2026 | 01:48

Gus Alex Pernah Setor Pansus Haji DPR Lewat Teman Nusron Wahid, Segini Besarnya

Rabu, 02 September 2026 | 01:21

Raja Juli: Presiden Prabowo Pemimpin Tegas dalam Atasi Karhutla

Rabu, 02 September 2026 | 01:02

Setoran ke Ditjen Imigrasi Didalami KPK Lewat Pemeriksaan Staf KJRI Kuching

Rabu, 02 September 2026 | 00:47

Skema BLU Berisiko Tambah Beban Birokrasi Tata Kelola Sektor Energi

Rabu, 02 September 2026 | 00:23

Harga Pertamax Green 95 Disesuaikan dan Mulai Berlaku 2 September 2026

Rabu, 02 September 2026 | 00:01

Menko Polkam Ajak Seluruh Sektor Serius Tangkal DFK di Medsos

Selasa, 01 September 2026 | 23:40

BP Batam Pilih Tak Bergantung dengan APBN

Selasa, 01 September 2026 | 23:18

Lobi Fuad Hasan Masyhur Berujung Persetujuan Jokowi soal Tambahan Kuota Haji 2022

Selasa, 01 September 2026 | 23:15

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Sandiaga Uno Dinilai Layak Masuk Kabinet

Selasa, 01 September 2026 | 22:29

Selengkapnya