Dmitry Medvedev/Net
Dmitry Medvedev/Net
RMOL. Penolakan Ukraina terhadap seruan gencatan senjata selama perayaan Natal yang diumumkan Rusia menandakan bahwa para pemimpin di Kyiv tidak menghormati makna Natal, melainkan hanya berpikir tentang kekerasan.
Mantan Presiden Rusia, yang saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua Dewan Keamanan, Dmitry Medvedev, mengatakan hal itu sambil menyayangkan sikap Ukraina.
"Keputusan Ukraina berarti ada banyak orang yang kehilangan kesempatan untuk pergi ke gereja," kata Medvedev, mengecam langkah Ukraina sebagai "tidak memiliki rasa terima kasih."
Populer
Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59
Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09
Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09
Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46
Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39
Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00
Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55
UPDATE
Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:16
Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:02
Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:46
Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:26
Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:42
Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:16
Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:14
Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:46
Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:35
Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:24