Berita

Rencana koreografi dukungan bagi Timnas Indonesia yang sudah disiapkan akhirnya batal dilaksanakan/Repro

Sepak Bola

Kertas Koreografi Diduga Dirusak Paspamres, Suporter Timnas: Sebegitu Mengancamkah Kami Pak Presiden?

JUMAT, 06 JANUARI 2023 | 15:26 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Tak dipungkiri kalau kehadiran suporter menjadi tambahan semangat bagi para pemain yang berlaga di atas lapangan. Tapi apa jadinya jika dukungan yang hendak diberikan para pendukung ini "dikebiri" oleh arogansi pihak-pihak tertentu?

Inilah yang dialami kelompok pendukung Tim Garuda, LaGrande Indonesia. Upaya mereka memberikan dukungan sepenuh hati bagi perjuangan Egy Maulana Vikri cs pada leg pertama Piala AFF 2022 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jumat sore ini (6/1), dipastikan tak maksimal.

Melalui akun Twitter @LaGrandeIndo, mereka memastikan tak akan ada koreografi pada laga sore ini. Sebab, kertas koreografi yang sudah disiapkan dengan susah payah dirusak oleh oknum Paspampres.


"Tidak ada koreografi sore ini. Kertas-kertas koreografi yang sudah kami letakkan di bangku-bangku Tribun Utara dibuang dan dihancurkan oleh Paspamres," tulis akun LaGrande Indonesia yang dikutip Redaksi, Jumat (6/1).

"Sebegitu mengancamkah kami dan koreografi ini di matamu Bapak Presiden
@jokowi?" imbuhnya.

Unggahan LaGrande Indonesia pun mendapat dukungan dari para netizen. Seperti ditulis akun @Semxxx_,"Kenapa yah belakangan ini Paspampres kayak gak becus, mulai dari berita skandal, barisan pengamanan di terobos ibu-ibu, eh sekarang koreo yang udah disiapin malah dihancurin..."

Akun @Abbbmxxx menambahkan,"Jadi sebetulnya konsep demokrasi Indonesia seperti apa? Masa iya, ada yang ingin memberi dukungan dengan konsep seperti itu saja dianggap gerakan subversif. Sebegitu menakutkankah masyarakat bagi penguasa?".

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

UPDATE

Mantan Menpora Dito Ariotedjo Hadir Bersama Habib Jindan di Safari Sholawat Lombok

Senin, 12 Oktober 2026 | 22:08

PLN Siapkan Integrasi EBT PLTP Wayang Windu Unit 3 ke Sistem Kelistrikan Jabar

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:54

Gaduh Dugaan Aturan Selundupan, Doli Sentil Hasyim: Jabatan Komisaris Hadiah dari Siapa?

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:44

Sertijab Menlu, Arrmanatha Tegaskan Arah Polugri Indonesia Tidak Berubah

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:28

Kades Ciangsana Bakal Mediasi Polemik Bangunan 480 Meter Persegi di Coatesville

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:07

Bank Jakarta dan PAM Jaya akan Melantai di Bursa, Ini Respons Senator Fahira

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:37

Berat Langkah IHSG Kembali ke 9.000, Saham Konglo Tak Akan Bangkit?

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:28

Danantara Diandalkan Pacu Pertumbuhan Ekonomi 7 Persen

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:22

AMDK dan Komoditas Mamin Harus Dikecualikan dalam Pelarangan Truk Sumbu 3

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:21

Komisi II Buka Peluang RDP Bahas Putusan MK pada Gibran

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:02

Selengkapnya