Berita

Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) DPP Partai Nasdem, Hermawi Taslim/Net

Politik

Sindir Djarot PDIP, Wasekjen Nasdem Singgung Kasus Korupsi Juliari Batubara

JUMAT, 06 JANUARI 2023 | 09:37 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

DPP Partai Nasdem meminta Ketua DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat untuk tidak usah ikut campur urusan partai lain. Lebih baik PDIP fokus mengurusi partainya sendiri, yang mana ada kader partainya yang pernah terjerat korupsi dana bansos.

“Kami berpesan (ke Djarot) uruslah partai sendiri. Ingat kasus Mensos Juliari Batubara? Kami belum pernah direshuffle karena OTT. Nah hal-hal yang seperti itu lebih baik jadi bahan renungan," sindir Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) DPP Partai Nasdem, Hermawi Taslim, kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (6/1).

Menurut Hermawi, persoalan reshuffle kabinet sejatinya hak prerogratif Presiden Jokowi, sebagaimana dijelaskan dalam konstitusi. Lagipula Nasdem diajak ke kabinet karena permintaan Presiden Jokowi selaku kepala negara. Bukan oleh PDIP, tegasnya.


“Kami juga senantiasa punya hasil evaluasi seluruh Menteri, yang kami sampaikan kepada presiden secara tertutup. Tidak diumbar, tidak diobral di depan publik. Karena ini menyangkut etika yang selalu kami junjung tinggi,” tegasnya lagi.

Atas dasar itu, Hermawi justru heran dengan sikap arogan elite PDIP yang seolah berperan seperti kepala negara hingga meminta Menteri dari Nasdem untuk mundur dari kabinet.

“Urusin partai sendiri. Kami masuk kabinet karena permintaan Jokowi dan hanya Presiden Jokowi yang punya kewenangan (reshuffle), punya hak prerogatif,” demikian Hermawi.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya