Berita

Menteri Koordinator Bidan Perekonomian Airlangga Hartarto memimpin Rapat Koordinasi Terbatas terkait program Kartu Prakerja tahun 2023 bersama Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kertasasmita dan Wakil Kepala Kepolisian RI Bapak Gatot Eddy Pramono/Ist

Politik

Program Kartu Prakerja 2023 Siap Dimulai, Menko Airlangga: Anggaran Tahap Awal Rp 2,67 Triliun

JUMAT, 06 JANUARI 2023 | 02:57 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Pemerintah siap memulai pendaftaran Kartu Prakerja tahun program 2023. Sebagai persiapan, pihak-pihak terkait sudah melakukan rapat koordinasi.

Han tersebut, disampaikan Menteri Koordinator Bidan Perekonomian Airlangga Hartarto usai memimpin Rapat Koordinasi Terbatas terkait program Kartu Prakerja tahun 2023 bersama Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kertasasmita dan Wakil Kepala Kepolisian RI Bapak Gatot Eddy Pramono,

Serta turut hadir Direktur Eksekutif PMO Kartu Prakerja Ibu Denni Puspa Purbasari, serta hadir secara daring Perwakilan Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara dan beberapa perwakilan lembaga terkait.


Dikatakan Airlangga Hartarto, Kartu Prakerja tahun 2022 terbukti telah membantu peningkatan skill serta peningkatan inklusi keuangan, sekaligus mendorong daya beli masyarakat dengan skema semi bansos.

Sementara tahun 2023, kata Ketua Umum Partai Golkar itu, Kartu Prakerja akan dimulai dengan anggaran tahap awal Rp 2,67 triliun.

"Pada tahun 2023 ini, program Prakerja akan dilaksanakan dengan skema normal dengan total anggaran tahap awal Rp 2,67 triliun," ujar Airlangga dalam cuitan akun Twitter pribadinya, Kamis (5/1).

"Artinya, Prakerja tahun ini fokus pada peningkatan skill pekerja," imbuhnya.

Selain itu, kata Airlangga lagi, pemerintah daerah turut dilibatkan dalam mensosialisasikan Kartu Prakerja tahun 2023.

"Agar informasinya semakin masif dan sampai pada masyarakat yang hendak mendaftarkan diri di program Prakerja. Tepat guna, tepat sasaran," pungkasnya.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya