Berita

Presiden Rusia, Vladimir Putin dan Kapal Perang Hipersonik yang Memiliki sistem rudal Zircon/Net

Dunia

Gelar Latihan Militer di Tiga Tempat, Putin Kirim Kapal Rudal Hipersonik Terbaru

KAMIS, 05 JANUARI 2023 | 14:38 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Peluncurkan kapal perang bersenjata rudal jelajah hipersonik terbaru untuk misi pelatihan militer Rusia, dipimpin oleh Presiden Vladimir Putin pada Rabu (4/1).

Menurut kantor berita Rusia TASS, kapal rudal itu akan dikirimkan ke tiga tempat pelatihan yakni Samudera Atlantik, Hindia dan Laut Mediterania.

Meski mengikuti upacara peluncuran secara virtual, tetapi Putin yakin kapal perang canggih dan itu mampu memperkuat pertahanan Rusia.


"Saya yakin bahwa senjata yang kuat seperti itu akan mampu melindungi Rusia dari potensi ancaman eksternal dan akan membantu memastikan kepentingan nasional negara kita," ujarnya.

Kapal perang yang dilengkapi dengan sistem rudal Zircon itu, memperoleh apresiasi luar biasa dari Putin.

“Kami akan terus mengembangkan potensi tempur angkatan bersenjata kami. Sistem rudal Zircon di kapal tidak ada bandingannya," kata Putin.

Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu dalam pidatonya mengatakan tujuan utama dari latihan militer tersebut ialah mempersiapkan diri dari berbagai ancaman yang akan mengganggu negaranya.

“Fokus utama dari misi ini adalah melawan ancaman terhadap Rusia dan mendukung perdamaian dan stabilitas regional bersama dengan negara-negara sahabat,” kata Soigu.

Terkait sistem rudal Zircon pada kapal perang yang baru saja mereka luncurkan, Shoigu mengklaim senjata itu akan mampu mengatasi serangan udara secara tepat di laut dan darat.

Lebih dari 10 bulan setelah pertempuran, Rusia telah menghadapi serangkaian kemunduran yang memalukan di Ukraina.

Terlebih baru-baru ini, serangan pasukan Ukraina selama Tahun Baru 2023 dilaporkan telah menewaskan 89 personel Moskow.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya