Berita

Ilustrasi/Net

Global

Positif Covid-19 Saat Tiba di Korsel, Warga China Kabur dari Karantina

RABU, 04 JANUARI 2023 | 13:55 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Seorang warga negara China yang dinyatakan positif terinfeksi Covid-19 dilaporkan kabur ketika menunggu proses karantina di Bandara Internasional Incheon, Korea Selatan pada Selasa malam (3/1).

Pejabat kesehatan Korea Selatan, Kim Joo-young mengatakan pihaknya masih melakukan pencarian.

"Orang tersebut dites positif setelah tiba di Bandara Internasional Incheon dekat Seoul pada Selasa malam dan dipindahkan ke hotel terdekat untuk menunggu masuk ke karantina, tetapi kemudian hilang,"  kata Kim, seperti dimuat Reuters.


Saat ini pihak keamanan setempat telah memasukkan pelancong dari China yang kabur itu dalam daftar orang yang dicari.

Menurut Kim, orang tersebut akan dapat dikenai hukuman satu tahun penjara dan atau denda sekitar 10 juta won atau senilai Rp 122 juta, jika terbukti melanggar UU Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Menular.

"Dan orang tersebut akan dideportasi dan dilarang memasuki negara untuk jangka waktu tertentu," kata Kim dalam jumpa persnya.

Atas kasus kecolongan ini, pejabat kesehatan meminta maaf dan mengatakan penyesalannya yang mendalam karena tidak dapat menghentikan insiden seperti ini terjadi.

Mulai pekan ini, pemerintah Korea Selatan akan memperketat keamanannya dengan mengerahkan lebih banyak personel kesehatan, dan kepolisian untuk mencegah hal ini kembali terjadi.

Korea Selatan juga akan mewajibkan pelancong dari China untuk menjalani tes PCR saat kedatangan, yang diambil tidak lebih dari 48 jam sebelum keberangkatan.

Sejauh ini, menurut laporan dari Badan Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea (KDCA), sebanyak 2.189 pelancong dari China telah tiba di Korea Selatan, di mana hasil tes 136 orang dari 590 pelancong telah menunjukkan hasil positif Covid-19.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya