Berita

Pimpinan KPU saat menyambangi PP Muhammadiyah/RMOL

Politik

Usai Bertemu Ketua KPU, Haedar Nashir: Jangan Lagi Ada Wacana Tunda Pemilu

SELASA, 03 JANUARI 2023 | 18:51 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pertemuan antara pucuk struktural Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI hari ini turut membahas soal kepastian pelaksanaan Pemilu Serentak 2024.

Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir mengatakan, dalam pertemuan ini tergambar komitmen KPU RI untuk memastikan pelaksanaan Pemilu Serentak 2024 akan berjalan sesuai jadwal.

"Sesuai dengan komitmen kesepakatan dan keputusan pemerintah, DPR dan penyelenggara pemilu, bahwa Pemilu 2024 dilaksanakan 14 Februari 2024," ujar Haedar dalam jumpa pers usai pertemuan di Kantor Dakwah PP Muhammadiyah, di bilangan Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (3/1).


Ia menekankan, komitmen itu telah sesuai dengan amanat UUD 1945, tepatnya pada Pasal 22E yang berbunyi; "Pemilu untuk memilih Presiden dan Wakil Presiden, Anggota DPR, Anggota DPD, serta Anggota DPRD diselenggarakan berdasarkan asas langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil setiap lima tahun sekali".

"Tanpa perubahan apapun. Istilah Sekum Muhammadiyah (Abdul Mu'ti) itu, pemilu 14 Februari 2024 adalah harga mati. Artinya KPU menjamin secara konstitusi juga, dimana dalam pandangan KPU, Pak Hasyim, bahwa pemilu selain jurdil dilaksanakan 5 tahun sekali," katanya.

"Itu sudah diatur di UUD 1945. Artinya selesai dan tidak perlu lagi ada wacana atau opini-opini yang mengambangkan pemilu," demikian Haedar menambahkan.


Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Prabowo Bertemu Wakil Menteri Perang AS Elbrigde Colby, Bahas Apa?

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:22

Aksi Kocak dan Absurd dalam Film Kung Fu Soccer

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:18

KPK Panggil Pejabat Hingga Pegawai Pemkab Langkat

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:05

Polri Klarifikasi Rutan Bareskrim Disebut jadi Sarang Narkoba

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:01

Legislator Nasdem Minta Negara Kasih Insentif ke Ibu Rumah Tangga

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:56

KPK Panggil Direktur Bank DBS Indonesia di Kasus TPPU Andhi Pramono

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:46

Lawyer Sebut Kasus Pelabuhan Tanjung Perak Sarat Kriminalisasi

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:29

UOB Geser Strategi, Fokus Garap Emerging Affluent dan Kebutuhan Nasabah

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:26

Golkar Dukung Wakil Kepala Daerah Tak Dipilih Lewat Pilkada

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:22

24 Persen Penduduk Sumbang 56 Persen Konsumsi, Ekonom Soroti Kelas Menengah

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:03

Selengkapnya