Berita

Pencabutan PPKM dinilai tak akan punya dampak besar terhadap pertumbuhan ekonomi/Net

Politik

Pengamat: Pencabutan PPKM Tidak Berdampak Besar Bagi Ekonomi

SELASA, 03 JANUARI 2023 | 11:29 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pencabutan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), diharapkan Presiden Joko Widodo bisa mendorong peningkatan kondisi ekonomi pada 2023.

"Semoga (pencabutan PPKM) bisa mendorong, men-trigger ekonomi kita untuk tumbuh lebih baik dibanding tahun 2022," harap Jokowi saat membuka perdagangan Bursa Efek Indonesia tahun 2023, Senin (2/1).

Akan tetapi, menurut ekonom dari Universitas Indonesia (UI), Teguh Dartanto, pencabutan PPKM oleh pemerintah tak akan memberi dampak yang besar bagi perekonomian Indonesia.


"Menurut saya cukup bagus pencabutan PPKM, walaupun tidak begitu besar dampaknya," terang sosok yang menjabat sebagai Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (FEB UI) periode 2021-2025 itu, Selasa (3/1).

Dijelaskan Teguh, dampak yang tidak terlalu besar itu karena masyarakat saat ini sudah tidak terlalu peduli dengan status PPKM. Aktivitas masyarakat saat ini juga sudah tidak sepenuhnya taat pada rambu-rambu PPKM.

Namun demikian, lanjut Teguh, pencabutan PPKM telah memberikan sinyal positif kepada masyarakat. Setidaknya kepercayaan masyarakat untuk beraktivitas akan pulih setelah sebelumnya selalu dibayang-bayangi pandemi Covid-19.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya