Berita

Ketua Majelis Pertimbangan Partai (PPP), M. Romahurmuziy/Net

Politik

Anwar Sanusi Khawatir Kembalinya Romahurmuziy jadi Senjata Lawan Jatuhkan PPP

SELASA, 03 JANUARI 2023 | 01:20 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Berlabuhnya mantan narapidana kasus korupsi, M. Romahurmuziy  Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dengan mengemban jabatan Ketua Majelis Pertimbangan Partai (MPP) PPP periode 2020-2025, menjadi kejutan di awal tahun.

Tidak hanya publik yang bertanya-tanya mengapa PPP bisa kembali menerima Romahurmuziy. Pro dan kontra atas keputusan itu, nyatanya juga terjadi di internal partai berlambang kabah itu.

Hal tersebut diakui Wakil Majelis Pakar PPP Anwar Sanusi, yang khawatir masuknya Romahurmuziy akan menjadi alat lawan politik untuk menjatuhkan citra PPP.


"Saya khawatir, ini akan dalam politik itu ada istilah digoreng, oleh partai -partai lain, urusan juga wilayah-wilayah dan cabang. Itu juga mungkin ada pro dan kontra,” kata Anwar Sanusi ketika berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Senin (2/1).

Secara pribadi, Anwar mengaku menyayangkan Romahurmuziy masuk di tengah-tengah hiruk pikuk tahun politik. Pasalnya, dia masuk PPP tanpa adanya muktamar luar biasa.

"Mestinya jelang pemilu, jangan masuk dulu lah ke ranah itu. Apalagi ini kan tidak melalui muktamar luar biasa, hanya pergantian saja. Ada istilahnya DPP itu revitalisasi,” pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya