Berita

KA Bangunkarta anjlok di Bumiayu, Brebes. (Foto: Tangkapan layar)

Nusantara

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

SELASA, 07 APRIL 2026 | 03:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Sebanyak tiga gerbong KA (161)Bangunkarta relasi Jombang-Pasarsenen anjlok di emplasemen Bumiayu, Brebes, Jawa Tengah. PT KAI mengevakuasi para penumpang menggunakan 10 bus.

Insiden yang terjadi siang ini tersebut membuat perjalanan kereta di jalur tersebut lumpuh sementara. 

Peristiwa anjloknya KA Bangunkarta terjadi sekitar pukul 14.15 WIB di Km 312+1, tepatnya di wesel 21A dan 21B. Akibat kejadian ini, jalur hulu maupun hilir di lokasi tidak bisa dilalui kereta api.


PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 5 Purwokerto lewat keterangan persnya memohon maaf atas gangguan perjalanan yang dialami pelanggan menyusul insiden tersebut.

Manager Humas KAI Daop 5 Purwokerto, M. As’ad Habibuddin menyatakan bahwa pihaknya tengah melakukan koordinasi intensif untuk memastikan keselamatan penumpang dan mempercepat normalisasi jalur.

“Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami oleh pelanggan KA Bangunkarta akibat gangguan perjalanan ini,” ujar As’ad dalam keterangan resminya, Senin 6 April 2026.

Tim Tanggap Darurat KAI Daop 5 Purwokerto langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan proses evakuasi rangkaian kereta. Terkait penyebab pasti anjlokan, pihak KAI masih melakukan investigasi lebih lanjut.

“Saat ini tim KAI masih fokus dalam upaya evakuasi. Adapun untuk penyebab anjlokan, nanti akan dikabarkan lebih lanjut,” kata As’ad dikutip dari RMOLJateng.

Ia juga menegaskan bahwa tim teknis di lapangan terus berupaya maksimal agar jalur lintasan dapat segera kembali normal dengan tetap memprioritaskan aspek keselamatan.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya