Berita

Syahganda Nainggolan bersama Sugeng Waras dan Jumhur Hidayat/Ist

Nusantara

Syahganda Nainggolan Kecam Penusukan Kolonel Pur Sugeng Waras

JUMAT, 30 DESEMBER 2022 | 18:16 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Kolonel (Purn) Sugeng Waras ditusuk orang tak dikenal di Cimahi, Jawa Barat, pada Kamis (29/12).

Aksi penusukan ini pun mendapat kecaman dari Ketua Sabang Merauke Circle, Syahganda Nainggolan. Menurut Syahganda, penusukan terhadap Sugeng Waras merupakan tindakan biadab.

"Cara-cara barbar menghadapi lawan politik dengan melakukan kekerasan, merupakan ciri-ciri antidemokrasi yang terus bertahan di Indonesia. Penusukan ini menciderai kepastian hukum di Indonesia," tegas Syahganda kepada redaksi, Jumat (30/12).


Ia pun meminta agar kasus tersebut segera mendapat atensi dari pihak kepolisian dan diusut tuntas siapa pelaku di balik penusukan tersebut.

Di mata Syahganda, Sugeng Waras merupakan purnawirawan yang energik dan cinta Tanah Air. Sugeng dikenal membangun organisasi masyarakat Forum Purnawirawan Perjuangan Indonesia (FPPI) sebagai upaya meneruskan komitmen kebangsaannya setelah purna tugas.

"Sebagaimana dikenal dalam istilah 'old soldier never die'. Kami berdoa semoga Sugeng Waras segera pulih dan aktif kembali membuat tulisan-tulisan yang kritis," tutupnya.

Sugeng Waras ditusuk saat berada di perjalanan usai menghadiri pertemuan di Alam Wisata Cimahi, Jawa Barat, Kamis sore. Saat perjalanan, pelaku memecah kaca belakang mobil Honda Jazz yang dikendarai Sugeng.

Sugeng lantas turun dari mobil untuk mengecek. Saat di luar mobil, Sugeng ditusuk menggunakan senjata tajam ke arah kedua kaki korban oleh orang tak dikenal. Sugeng kemudian dilarikan ke RS Cibabat, Cimahi untuk mendapatkan pertolongan.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

16 Negara Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Tujuh Wakil Asia

Senin, 29 Juni 2026 | 02:03

Prediksi Skor Babak 32 Besar

Senin, 29 Juni 2026 | 02:00

Bareskrim Gagalkan Peredaran 325 Kg Sabu Jaringan Thailand-Aceh

Senin, 29 Juni 2026 | 01:31

Segera Terbitkan Regulasi Pelarangan LGBT!

Senin, 29 Juni 2026 | 01:12

Forum Konferensi Republik Hasilkan Tiga Mandat

Senin, 29 Juni 2026 | 01:03

Mesir vs Iran: Stadion Berubah Jadi Arena Adu Gengsi Ribuan Tahun

Senin, 29 Juni 2026 | 00:38

Pelarangan Konferensi Republik di Kampus UI Tak Menumbuhkan Pesimisme

Senin, 29 Juni 2026 | 00:27

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

BPPKB Banten HDS Melepas Stigma Negatif terhadap Ormas

Minggu, 28 Juni 2026 | 23:41

Forum Konferensi Republik Dibatalkan Sepihak oleh Kampus UI

Minggu, 28 Juni 2026 | 23:05

Selengkapnya