Berita

Dunia

Susul Aturan Negara Lain, Korsel Berlakukan Pembatasan Bagi Para Pelancong China

JUMAT, 30 DESEMBER 2022 | 14:00 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Korea Selatan sebagai salah satu negara favorit tujuan pelancong China akan ikut bersama dengan sejumlah negara lain dalam menerapkan pembatasan bagi wisatawan yang berasal dari China daratan.

Hal ini diumumkan oleh Perdana Menteri Korsel pada Jumat (30/12), sebagai sebuah langkah antisipasi atas lonjakan kasus Covid-19 yang dikabarkan tengah terjadi di China setelah dicabutnya kebijakan nol-Covid.

Dimuat dalam Digital Journal, Korsel akan mulai memberlakukan pembatasan visa, persyaratan pengujian tes Covid-19, hingga membatasi penerbangan Beijing bagi para pelancong China.


Keputusan tersebut diambil setelah negara-negara lain seperti Italia, Jepang, India, dan Amerika Serikat telah lebih dulu mengumumkan pembatasannya, sebagai bagian dari upaya masing-masing negara untuk menghindari impor varian virus Covid baru dari China.

"Sampai Februari tahun depan, mereka yang masuk (Korea Selatan) dari China akan diminta menjalani tes Covid sebelum dan sesudah kedatangan mereka," kata Perdana Menteri Seoul Han Duck-soo dalam pengumumannya.

Dalam penjelasan Han, pemerintah juga akan membatasi penerbitan visa jangka pendeknya, dan akan mengurangi jumlah penerbangan dari negara tersebut. Ia juga menambahkan bahwa penerbangan dari China hanya diizinkan untuk mendarat di satu bandara di Bandara Internasional Incheon.

Namun, pemerintah Seoul dalam pengumumannya telah mengecualikan pembatasan tersebut bagi para pejabat publik China, diplomat, dan mereka yang memiliki tujuan kemanusiaan dan bisnis yang penting, hingga akhir Januari mendatang.

Keputusan tersebut menurut Han terpaksa diambil oleh pemerintahannya, karena saat ini Korsel dilaporkan sedang memperkuat beberapa langkah anti-epidemi untuk mencegah penyebaran virus di negaranya.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Polisi seperti Tidak Mampu Tangani Begal

Minggu, 24 Mei 2026 | 06:05

Klub Milik Kaesang Turun Kasta

Minggu, 24 Mei 2026 | 05:27

Hormati Ritual Haji, Trump Tunda Serang Iran

Minggu, 24 Mei 2026 | 05:14

Jokowi Tak Pernah Diperiksa APH Meski Namanya Sering Disebut Pejabat Korupsi

Minggu, 24 Mei 2026 | 05:11

Kritikan Anies ke Prabowo Bagai Oase

Minggu, 24 Mei 2026 | 04:26

Terkecuali Amerika

Minggu, 24 Mei 2026 | 04:14

Amien Rais: Jokowi Lapar dan Haus Kekuasaan

Minggu, 24 Mei 2026 | 04:03

Wamen ESDM Minta PLN Percepat Pemulihan Listrik Pascablackout di Sumatera

Minggu, 24 Mei 2026 | 03:38

Publik Diajak Peduli Alam dan Satwa Lewat Kompetisi IAPVC 2026

Minggu, 24 Mei 2026 | 03:32

Modus Aseng "Menaklukan" Aparat agar Tambang Ilegal Tak Tersentuh Hukum

Minggu, 24 Mei 2026 | 03:01

Selengkapnya