Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Israel Siap Serang Fasilitas Nuklir Iran pada 2024-2025

KAMIS, 29 DESEMBER 2022 | 15:29 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Israel kembali mengeluarkan ancamannya untuk menyerang situs nuklir milik Iran. Menteri Pertahanan Benny Gantz menyebut itu akan terjadi dua atau tiga tahun ke depan.

Komentar eksplisit yang tidak biasa tentang kemungkinan garis waktu itu disampaikan Gantz kepada lulusan kadet angkatan udara dalam pidatonya pada Rabu (28/12) waktu setempat.

"Dalam dua atau tiga tahun, Anda mungkin melintasi langit ke arah timur dan mengambil bagian dalam serangan terhadap situs nuklir di Iran," kata Gantz, seperti dikutip dari The National, Kamis (29/12).


Komentar Gantz mengikuti pernyataan bulan lalu dari jenderal militer Aviv Kochavi yang mengatakan Israel dan AS akan mempercepat rencana militer untuk melawan Iran karena secara agresif mengejar agenda nuklirnya.

“Kami berada pada titik kritis yang membutuhkan percepatan rencana operasional dan kerja sama melawan Iran dan proksi terorisnya di kawasan itu,” kata Letnan Kochavi saat berkunjung ke Washington.

Iran telah meningkatkan pengayaan uraniumnya sebagai upaya untuk menghidupkan kembali kesepakatan nuklir 2015 yang sekarang telah rusak terus mengalami kegagalan.

Teheran saat ini memiliki persediaan besar uranium yang diperkaya hingga 60 persen, satu langkah lagi dari kemampuan memproduksi bom nuklir.

Pejabat pengawas nuklir PBB mengunjungi Iran awal bulan ini dalam upaya untuk mengakhiri kebuntuan atas pengayaan uraniumnya di tiga lokasi yang tidak diumumkan, tetapi pertemuan itu berakhir dengan sedikit perubahan.

Israel telah lama mengeluarkan ancaman terselubung untuk menyerang fasilitas nuklir musuh bebuyutannya jika menganggap diplomasi Barat dengan Teheran menemui jalan buntu.

Mereka mengaku menyerang target Hizbullah yang terkait dengan Iran di negara tetangga Suriah.

Namun, beberapa ahli meragukan Israel memiliki kekuatan militer untuk memberikan kerusakan permanen pada sasaran Iran.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

Sekjen MPR akan Evaluasi Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 18:17

UMKM Binaan Pertamina Catat Potensi Bisnis Rp10,6 Miliar di Inabuyer 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 18:12

40 Ormas Tolak Berkas Kasus Ade Armando Cs Dilimpahkan ke Polda Metro

Senin, 11 Mei 2026 | 18:10

Bos PSI Jatim Bagus Panuntun "Puasa Bicara" Setelah 10 Jam Digarap KPK

Senin, 11 Mei 2026 | 18:09

MPR Minta Maaf soal Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar Bikin Gaduh

Senin, 11 Mei 2026 | 17:43

PTC Bukukan Laba Rp152,9 Miliar di Tengah Fluktuasi Industri

Senin, 11 Mei 2026 | 17:43

Warga Sitaro Minta Proses Hukum Bupati Chyntia Kalangin Berjalan Adil

Senin, 11 Mei 2026 | 17:42

Bus Terguling di Tol Sergai, Empat Penumpang Tewas

Senin, 11 Mei 2026 | 17:33

Keberanian Siswi Koreksi Juri LCC Patut Diapresiasi

Senin, 11 Mei 2026 | 17:17

Bank Mandiri Pertegas Komitmen Akselerasi UMKM Naik Kelas di Ajang Inabuyer 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 17:14

Selengkapnya