Berita

Dunia

China Kecam Rencana Taiwan Perpanjang Wajib Militer

KAMIS, 29 DESEMBER 2022 | 08:22 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Keputusan Pemerintah Taiwan untuk memperpanjang wajib militer dari empat bulan menjadi satu tahun, mendapat kecaman dari Kementerian Luar Negeri China.

Dalam pernyataannya pada Rabu (28/12), Juru Bicara Kemenlu Wang Wenbin mengatakan langkah Taipei itu seperti menjadikan  penduduk pulau itu sebagai "umpan meriam" untuk memicu ambisi separatis Taiwan.

“Berjuang untuk tugas besar mencapai reunifikasi nasional sangat penting, tetapi mati untuk kegiatan separatis kemerdekaan Taiwan sama sekali tidak berharga,” kata Wang kepada wartawan ketika ditanya tentang keputusan Taipei, seperti dikutip dari Xinhua.


Pernyataan Wang datang sehari setelah Presiden Taiwan Tsai Ing-wen mengumumkan perpanjangan wajib militer atas dasar dugaan intimidasi dan ancaman China terhadap negaranya.

Meski menyebut keputusan itu sangat sulit, Tsai menyatakan pulau itu akan membutuhkan pasukan yang lebih baik karena sistem militer saat ini tidak mencukupi, terutama jika terjadi serangan cepat ke Taiwan.

Perpanjangan wajib militer tersebut, yang diharapkan berlaku pada 2024, akan membuat wajib militer menjalani pelatihan yang lebih ketat dan belajar menggunakan senjata seperti rudal anti-udara Stinger.

Perkembangan tersebut terjadi di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan.

Beijing telah menganggap Taiwan sebagai wilayah China yang berdaulat di bawah kebijakan Satu China-nya. Pulau yang berpemerintahan sendiri sejak 1949 itu tidak pernah secara resmi mendeklarasikan kemerdekaannya dari Tiongkok.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Indonesia Siap Fasilitasi Dialog Junta dan Kelompok Etnis Myanmar

Kamis, 16 Juli 2026 | 14:07

Status Tersangka Febrie Adriansyah Sempat Diralat, Yusril Harap Kejagung On The Track

Kamis, 16 Juli 2026 | 14:05

Kemlu Pastikan Penutupan Bandara di Arab Saudi Tak Berdampak pada Jemaah Umrah Indonesia

Kamis, 16 Juli 2026 | 13:51

Prabowo Resmikan Groundbreaking PSN LNG Abadi Masela dari Istana

Kamis, 16 Juli 2026 | 13:47

Kemlu Ungkap Kondisi Terkini WNI Usai AS Kembali Menyerang Iran

Kamis, 16 Juli 2026 | 13:45

Pemerintah Siapkan Pajak 0 Persen hingga 50 Tahun untuk Pengusaha

Kamis, 16 Juli 2026 | 13:43

Menko PM Dorong USG Jadi Pusat Lahirnya SDM Unggul Indonesia

Kamis, 16 Juli 2026 | 13:23

Imparsial Desak Perpres Nomor 66/2025 Dicabut

Kamis, 16 Juli 2026 | 13:23

Mendagri Pilih Bungkam soal Fenomena Sekolah Sepi Murid

Kamis, 16 Juli 2026 | 13:22

Lionel Messi Bawa Argentina ke Final Piala Dunia 2026

Kamis, 16 Juli 2026 | 13:14

Selengkapnya