Berita

Paus Emeretus Benediktus XVI/Net

Dunia

Paus Emeritus Benediktus XVI Sakit Keras, Paus Fransiskus Ajak Umat Panjatkan Doa Kesembuhan

KAMIS, 29 DESEMBER 2022 | 06:46 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kondisi kesehatan Paus Emeritus Benediktus XVI dikabarkan semakin memburuk. Atas kondisi tersebut, Paus Fransiskus meminta doa dari warga untuk kesembuhannya.

Paus membuat pernyataan di akhir audiensi umumnya pada Rabu (28/12) tanpa memberikan rincian lebih lanjut.

“Saya ingin meminta doa khusus dari Anda semua untuk Paus Emeritus Benediktus, yang dalam keheningannya selalu  mendukung Gereja,” kata Paus Fransiskus, seperti dikutip dari AFP.


"Mari kita medoakan. Dia sangat sakit, memohon kepada Tuhan untuk menghibur dan mendukungnya dalam kesaksian cinta untuk Gereja ini, sampai akhir," ujarnya.

Vatikan membenarkan bahwa kesehatan mantan paus itu memburuk dalam beberapa jam terakhir dan dia telah dikunjungi oleh Paus Fransiskus.

"Saya dapat memastikan bahwa dalam beberapa jam terakhir telah terjadi penurunan akibat bertambahnya usia. Situasi saat ini tetap terkendali, dipantau terus oleh dokter," kata juru bicara Matteo Bruni dalam sebuah pernyataan.

Benediktus, yang saat  ini berusia 95 tahun, melepaskan kepausannya pada 2013, menjadi paus pertama dalam sekitar 600 tahun yang mengundurkan diri.  Dia adalah paus emeritus Jerman, yang bernama asli Joseph Ratzinger, dan telah tinggal di Vatikan sejak saat itu.

April lalu, sekretaris lama Benediktus, Uskup Agung Georg Gaenswein, mengatakan kepada Vatikan News bahwa mantan paus itu berada dalam kondisi fisik yang relatif lemah dan rapuh, tetapi dalam semangat yang baik.

Paus Benediktus berusia 78 tahun ketika ia menggantikan Yohanes Paulus II yang telah lama memerintah dan populer pada April 2005.

Kepausannya dilanda pertikaian Gereja dan protes atas skandal pelecehan seksual dan penyelidikan internasional, yang mengguncang gereja-gereja Katolik di seluruh dunia.

Dia menjadi paus pertama yang meminta maaf atas skandal pelecehan, mengungkapkan penyesalan yang mendalam dan bertemu langsung dengan para korban.

Skandal itu kembali menghantuinya saat pensiun.

Sebuah laporan yang memberatkan Gereja Katolik di Jerman pada Januari 2022 menuduhnya secara pribadi gagal menghentikan empat pendeta predator pada 1980-an saat menjadi uskup agung Munich.

Benediktus membantah melakukan kesalahan dan Vatikan dengan tegas mempertahankan catatannya.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

Sekjen MPR akan Evaluasi Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 18:17

UMKM Binaan Pertamina Catat Potensi Bisnis Rp10,6 Miliar di Inabuyer 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 18:12

40 Ormas Tolak Berkas Kasus Ade Armando Cs Dilimpahkan ke Polda Metro

Senin, 11 Mei 2026 | 18:10

Bos PSI Jatim Bagus Panuntun "Puasa Bicara" Setelah 10 Jam Digarap KPK

Senin, 11 Mei 2026 | 18:09

MPR Minta Maaf soal Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar Bikin Gaduh

Senin, 11 Mei 2026 | 17:43

PTC Bukukan Laba Rp152,9 Miliar di Tengah Fluktuasi Industri

Senin, 11 Mei 2026 | 17:43

Warga Sitaro Minta Proses Hukum Bupati Chyntia Kalangin Berjalan Adil

Senin, 11 Mei 2026 | 17:42

Bus Terguling di Tol Sergai, Empat Penumpang Tewas

Senin, 11 Mei 2026 | 17:33

Keberanian Siswi Koreksi Juri LCC Patut Diapresiasi

Senin, 11 Mei 2026 | 17:17

Bank Mandiri Pertegas Komitmen Akselerasi UMKM Naik Kelas di Ajang Inabuyer 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 17:14

Selengkapnya