Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

BMKG Prediksi Gelombang Pantai Selatan Jabar Setinggi 4 Meter

KAMIS, 29 DESEMBER 2022 | 04:56 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Bandung memprediksi gelombang di pantai selatan Jawa Barat naik. Bahkan, prediksi gelombang pasang berketinggian 4 meter.

Kepala BMKG Stasiun Geofisika Kelas I Bandung, Teguh Rahayu meminta warga maupun wisatawan mewaspadai potensi kebencanaan. Sebab, di wilayah Jabar terutama bagian selatan banyak objek wisata yang bakal dikunjungi wisatawan.

"Untuk tempat wisata pantai di wilayah selatan Jawa Barat, diimbau agar masyarakat berhati-hati karena diprediksi gelombang laut ketinggian mencapai 4 meter," ungkap Rahayu, dikutip dari Kantor Berita RMOLJabar, Rabu (28/12).


Selain itu, di wilayah penyangga Ibu Kota seperti Bogor Depok Bekasi (Bodebek) diprediksi berpotensi hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi.

"Untuk kawasan wisata wilayah Bodebek, masyarakat diimbau berhati-hati pada tanggal 29 - 31 Desember 2022, karena wilayah tersebut diprediksi mengalami hujan sedang hingga lebat," ucapnya.

Sementara, wilayah Bandung Raya juga akan mengalami hujan dengan intensitas ringan. Kendati begitu, wisatawan yang akan berlibur ke Bandung Raya harus tetap berhati-hati dan selalu mengecek prakiraan cuaca.

"Kondisi cuaca di wilayah Bandung Raya, diprediksi akan berawan hingga hujan ringan dari pagi hingga sore pada periode tgl 29 - 31 Desember 2022. Dan ada peluang turun hujan pada dini hari hingga menjelang pagi hari," ucapnya.

Lebih lanjut, Rahayu menjelaskan, wilayah Jabar di pesisir utara diprediksi akan ada hujan dengan intensitas sedang. Potensi hujan yang akan turun di wilayah ini akan sama dengan prakiraan di daerah Jabodetabek.

"Wilayah pesisir utara Jawa Barat diprediksi akan terjadi hujan sedang hingga lebat pada tgl 29 - 31 Desember 2022. Hal ini serupa dengan kondisi cuaca di wilayah Jabodetabek," katanya.

Dengan begitu, BMKG Bandung mengimbau agar masyarakat yang hendak berwisata tetap bisa meningkatkan kewaspadaan, dan tidak mudah menerima informasi yang tidak jelas sumbernya.

"Masyarakat diharap tenang dan tidak panik, dan yang terpenting tidak termakan berita-berita hoaks. Tingkatkan kewaspadaan terhadap peningkatan potensi bencana hidrometeorologi. Dan selalu ikuti rambu-rambu serta saran keselamatan yang ada," pungkasnya.


Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Siswa Sekolah Rakyat akan Dilatih 1.000 Taruna Akmil

Minggu, 05 Juli 2026 | 18:21

Jokowi Pilih Lampung sebagai Awal Safari karena Tanah Tak Bertuan

Minggu, 05 Juli 2026 | 17:41

OTT Bupati Langkat Temukan 55 Keping Platinum Senilai Rp40 Miliar Lebih

Minggu, 05 Juli 2026 | 17:16

Hampir 3.000 Orang Tewas, Venezuela Mulai Hentikan Operasi Pencarian Korban Gempa

Minggu, 05 Juli 2026 | 17:07

Komedian Narji Bikin Khitanan Massal PSI Diserbu Anak-Anak

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:52

Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei Absen di Pemakaman Ayahnya

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:26

Sudah Ada Perpres, Pakar: Promosi LGBT di Medsos Bisa Berujung Pengadilan

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:13

PM Singapura Dijadwalkan Bertemu Presiden Prabowo Besok

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:08

Pemerintah Perkuat Literasi Siber Antisipasi Ancaman AI dan Hoaks

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:01

Daftar Lengkap 16 Negara yang Lolos ke Babak 16 Besar

Minggu, 05 Juli 2026 | 15:55

Selengkapnya