Berita

Rumah Bupati Jember Hendy Siswanto terendam banjir/RMOLJatim

Nusantara

Rumah Bupati Jember Terendam Banjir Setinggi 1 Meter

KAMIS, 29 DESEMBER 2022 | 04:21 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Rumah pribadi Bupati Jember, Hendy Siswanto beserta puluhan rumah warga di Kampung Ledok Kelurahan Jember kidul Kecamatan Kaliwates, terendam banjir, pada Rabu (28/12).

Ketinggian air di sekitar rumah tersebut antara 1 meter hingga 2 meter, berasal dari luapan sungai Kali Jompo.

Sekretaris BPBD Kabupaten Jember, Heru Widagdo, mengatakan, banjir terjadi akibat hujan dengan intensitas sedang hingga lebat dalam waktu cukup lama, mulai pukul 12.30. WIB.


"Akibatnya, sekitar pukul 15.00.WIB, aliran Sungai Kalijompo yang melintasi kampung ledok tidak mampu menampung debit air tinggi," ujar Heru Widagdo dikutip dari Kantor Berita RMOLJatim.

Selanjutnya air meluap ke pemukiman penduduk di Kampung Ledok, tempat rumah pribadi Bupati Hendy.

Sementara itu di tempat berbeda, pada  pukul 17.30 WIB, sungai semangir yang melintasi kelurahan Sempusari Kecamatan Kaliwates, juga meluap dan menggenangi rumah penduduk di jalan Gurame kelurahan setempat.

"Ada 3 daerah rumah warga yang terendam banjir, yakni di lingkungan Kampung Ledok, di jalan gurame kelurahan Sempusari Kaliwates serta di belakang rumah sakit paru Patrang," katanya.

Sebagian warga yang rumahnya terdampak mulai mengungsi ke tempat yang lebih aman. Sedangkan sebagian yang lain berjaga-jaga sekitar rumah mereka.

Sementara BPBD Jember bersama sejumlah relawan bencana, diantaranya Baret Nasdem mulai membantu mengevakuasi warga. Bahkan petugas mulai membersihkan dan menguras genangan air yang menggenangi rumah pribadi Bupati Hendy dengan mesin pompa air.

"Petugas BPBD Jember menguras genangan banjir yang berada di belakang gedung Rein Collection (tempat usaha pribadi Bupati) dengan menggunakan mesin diesel," ujar Ketua DPC Baret Nasdem Jember, David Handoko Seto.

Karena itu, David memilih bergeser ke Perumahan Bumi Mangli Permai (BMP) untuk membantu evakuasi warga. Karena di sana tenaganya masih kurang. Dia mempersiapkan perahu karet jika dibutuhkan untuk mengevakuasi warga.


Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

Mengenal Bupati Rejang Lebong M Fikri yang Baru Terjaring OTT

Selasa, 10 Maret 2026 | 06:15

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

UPDATE

Empat Anggota TNI Penyiram Air Keras Sebaiknya Diadili di Pengadilan Sipil

Sabtu, 21 Maret 2026 | 02:05

Tiga Kecelakaan di Tol Jateng Tewaskan Delapan Orang

Sabtu, 21 Maret 2026 | 02:01

Kejahatan Perang Trump

Sabtu, 21 Maret 2026 | 01:36

Hadiri Jakarta Bedug Festival, Pramono Tekankan Kebersamaan Sambut Idulfitri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 01:14

Kenapa Pemimpin Iran Mudah Sekali Diserang Israel-AS

Sabtu, 21 Maret 2026 | 01:07

Bamsoet Apresiasi Kesigapan TNI dan Polri Tangani Kasus Andrie Yunus

Sabtu, 21 Maret 2026 | 00:23

Hukum Militer, Lex Specialis, dan Ujian Akuntabilitas dari Kasus Andrie Yunus

Sabtu, 21 Maret 2026 | 00:04

Korlantas Gagal Tangani Arus Mudik

Sabtu, 21 Maret 2026 | 00:00

Dokter Tifa Ngaku Dikuatkan Roy Suryo yang Masih Waras

Jumat, 20 Maret 2026 | 23:29

Air Keras dari Orang Dalam

Jumat, 20 Maret 2026 | 23:11

Selengkapnya