Berita

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat meninjau pelaksanaan akselerasi vaksinasi bagi lansia di Gelanggang Olahraga (GOR), Kajang, Kayu Agung, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI)/Ist

Kesehatan

98 Persen Rakyat Indonesia Kebal Covid, Ahli Epidemiologi: PPKM Tak Relevan Lagi

RABU, 28 DESEMBER 2022 | 23:56 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Ahli Epidemiologi, Pandu Riono meminta Pemerintah untuk tidak ragu untuk menyetop kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

Menurutnya Pandemi Covid-19 di tanah air sudah cukup terkendali sehingga dapat dilakukan transisi menuju fase endemi.

"Pak Jokowi, kebijakan PPKM tidak lagi diperlukan lagi, jangan tunda dicabut, pemulihan kegiatan sosial ekonomi bisa lebih cepat melaju," kata Pandu saat dikonfirmasi Kantor Berita RMOLJakarta, Rabu (28/12).


Menurut Pandu, Pemerintah jangan terjebak dengan kecemasan. Pasak imunitas penduduk saat ini sudah tinggi dan hanya perlu fokus pada vaksinasi booster anjuran protokol kesehatan.

"Kebijakan PPKM tidak relevan lagi pada kondisi tingkat imunitas penduduk yang tinggi," tegasnya.

Berdasarkan hasil Survei Serologi Penduduk Juli 2022, 98 persen penduduk Indonesia sudah punya kekebalan. Sehingga kebijakan PPKM kini sudah tidak diperlukan.

"Fokus untuk mempertahankan kekebalan dengan meningkatkan booster pada yang berisiko," ujar Pandu menambahkan.

Sebelumnya, Presiden Jokowi masih menunggu kajian terkait penghentian PPKM pada akhir tahun. Jokowi menargetkan kajian itu selesai pekan ini.

"Jadi kembali ke PSBB, PPKM, itu masih saya masih menunggu seluruh kajian dan kalkulasi dari Pak Menko maupun dari Kementerian Kesehatan dan saya kemarin memberikan target minggu ini harusnya kajian dan kalkulasi itu sudah sampai ke meja saya," kata Presiden.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

UPDATE

Koops TNI Papua Gelar Baksos di Panti Asuhan Santa Susana Mimika

Rabu, 11 Maret 2026 | 02:09

Mahfud MD Usul Fraksi DPR Dibikin Dua Blok

Rabu, 11 Maret 2026 | 02:00

Wakapolri Ingin Setiap Kebijakan Polri Bisa Dipertanggungjawabkan secara Ilmiah

Rabu, 11 Maret 2026 | 01:33

Jimly Asshiddiqie Usul Masa Jabatan KPU seperti MK

Rabu, 11 Maret 2026 | 01:20

Iran Menolak Tunduk kepada Trump

Rabu, 11 Maret 2026 | 01:09

Inilah 11 Pimpinan Baru Baznas

Rabu, 11 Maret 2026 | 00:40

Cara Licik Fadia Arafiq Korupsi

Rabu, 11 Maret 2026 | 00:25

Setara Institute Catat 221 Pelanggaran KBB Sepanjang 2025

Rabu, 11 Maret 2026 | 00:15

Operasional TPST Bantargebang Ditargetkan Pulih dalam Sepekan

Rabu, 11 Maret 2026 | 00:01

Pramono-Rano Berhasil Tuntaskan PR Pemimpin Terdahulu

Selasa, 10 Maret 2026 | 23:29

Selengkapnya