Berita

Presiden Rusia Vladimir Putin/Net

Dunia

Putin Teken Dekrit Larang Ekspor Minyak ke Negara yang Gunakan Batasan Harga Barat

RABU, 28 DESEMBER 2022 | 12:09 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Rusia memutuskan untuk tidak melanjutkan pasokan minyak bagi negara-negara yang mendukung batas harga minyak yang diberlakukan oleh Barat.

Keputusan tersebut termaktub dalam dekrit yang ditandatangani oleh Presiden Vladimir Putin pada Selasa (27/12), dan kemudian dipublikasikan di situs pemerintah.

Dekrit melarang pengiriman minyak kepada negara-negara yang memberlakukan pembatasan harga minyak Rusia pada 5 Desember lalu. Negara-negara G7 bersama Uni Eropa dan Australia telah sepakat untuk membatasi harga minyak Rusia senilai 60 dolar AS atau Rp 943 ribu per barel.


Mengecam hal tersebut, Rusia menilai batas harga untuk minyaknya tidak sesuai dengan hukum internasional.

"Pengiriman minyak dan produk minyak Rusia ke entitas dan individu asing dilarang, dengan syarat bahwa dalam kontrak untuk pasokan ini, penggunaan mekanisme penetapan harga maksimum secara langsung atau tidak langsung dipertimbangkan," begitu isi dekrit yang dikutip dari The Economic Times.

Pemberlakukan aturan pelarangan akan dilakukan selama lima bulan, terhitung mulai 1 Februari hingga 1 Juli 2023.

Sebagai catatan, Putin memiliki wewenang untuk memperpanjang ataupun membatalkan larangan tersebut dalam kasus-kasus khusus.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Analis Ungkap 3 Faktor Penentu Reshuffle Kabinet di Era Prabowo Subianto.

Sabtu, 18 April 2026 | 09:43

Harga BBM Non Subsidi Naik, Perrtamax dan Dexlite Nyaris Rp24 Ribu per Liter

Sabtu, 18 April 2026 | 09:18

Menuju Kuartal II-2026: Sektor Furnitur Siap Ambil Alih Kendali Pertumbuhan

Sabtu, 18 April 2026 | 09:08

Harga Emas dan Perak Kompak Menguat di Penutupan Pekan

Sabtu, 18 April 2026 | 08:47

Trump Kembali Kecam NATO, Tegaskan AS Tak Butuh Bantuan di Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 08:30

Harga Minyak Anjlok setelah Hormuz Dibuka

Sabtu, 18 April 2026 | 08:17

Wall Street Hijau: Nasdaq Terbang Tinggi

Sabtu, 18 April 2026 | 08:03

Sempat Viral, Ini Fakta di Balik Visual Balita pada Kemasan AMDK

Sabtu, 18 April 2026 | 07:55

Bursa Eropa Menghijau Efek Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 07:41

Hormuz Dibuka tapi AS Tetap Menekan Iran

Sabtu, 18 April 2026 | 07:18

Selengkapnya