Berita

Tenda pengungsian al-Hol di provinsi Hasaka, Suriah/Net

Dunia

Pengamat Ingatkan Kebangkitan ISIS di 2023

RABU, 28 DESEMBER 2022 | 10:08 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pertahanan terakhir ISIS di Suriah telah runtuh, tetapi itu bukan berarti kelompok tersebut tidak lagi menimbulkan ancaman.

Para ahli mengingatkan, selama empat tahun sejak kekalahannya, ISIS masih menjadi kekhawatiran. Bahkan, ada banyak kemungkinan bahwa kelompok itu akan bangkit kembali.

Sel teror kelompok yang sempat menguasai sepertiga wilayah Suriah dan 40 persen Irak, menyusul kebangkitannya pada pertengahan 2014, akan berusaha membawa 10.000 pejuangnya dari penjara dan kamp penahanan Suriah. Itu berarti tahun 2023 dan tahun-tahun mendatang, negara-negara akan terus menghadapi ancaman ISIS.


Shiraz Maher, Direktur International Centre for the Study of Radicalization dan anggota Departemen Studi Perang di King's College London, mengatakan plot semacam itu akan menimbulkan satu-satunya ancaman keamanan terbesar bagi Barat.

"Mengerjapkan mata, dan Anda akan melewatkannya, dan tiba-tiba ISIS akan kembali," katanya kepada Sky News, Selasa (27/12), menggambarkan bahwa ISIS bisa hadir kembali begitu cepat tanpa terduga.

"Pasukan Demokrat Suriah telah berulang kali mengatakan bahwa ini adalah bom waktu yang mereka duduki (bahwa) mereka tidak mampu menangani diri mereka sendiri," ujarnya.

Saat ini juga muncul kekhawatiran bahwa kemungkinan serangan darat oleh Turki di Suriah akan memberikan lingkungan yang sempurna bagi ISIS untuk sekali lagi menguasai sebagian besar wilayah.

Matthew Henman, seorang ahli teror di firma intelijen Janes, mengatakan kepada Sky News bahwa ISIS telah mempertahankan tempo kekerasan pemberontak yang stabil sejak dilucuti dari tanahnya.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Analis Ungkap 3 Faktor Penentu Reshuffle Kabinet di Era Prabowo Subianto.

Sabtu, 18 April 2026 | 09:43

Harga BBM Non Subsidi Naik, Perrtamax dan Dexlite Nyaris Rp24 Ribu per Liter

Sabtu, 18 April 2026 | 09:18

Menuju Kuartal II-2026: Sektor Furnitur Siap Ambil Alih Kendali Pertumbuhan

Sabtu, 18 April 2026 | 09:08

Harga Emas dan Perak Kompak Menguat di Penutupan Pekan

Sabtu, 18 April 2026 | 08:47

Trump Kembali Kecam NATO, Tegaskan AS Tak Butuh Bantuan di Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 08:30

Harga Minyak Anjlok setelah Hormuz Dibuka

Sabtu, 18 April 2026 | 08:17

Wall Street Hijau: Nasdaq Terbang Tinggi

Sabtu, 18 April 2026 | 08:03

Sempat Viral, Ini Fakta di Balik Visual Balita pada Kemasan AMDK

Sabtu, 18 April 2026 | 07:55

Bursa Eropa Menghijau Efek Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 07:41

Hormuz Dibuka tapi AS Tetap Menekan Iran

Sabtu, 18 April 2026 | 07:18

Selengkapnya